Home / Kaur

Rabu, 14 Mei 2025 - 11:45 WIB

22 Tahun Terabaikan, Infrastruktur Maje Kaur Dilirik Banpres

PAGUCINEWS.COM – Sejak pemekaran Kabupaten Kaur, masih terdapat sejumlah desa yang menghadapi persoalan infrastruktur jalan yang memprihatinkan.

Dua desa di Kecamatan Maje, yakni Desa Tanjung Aur dan Desa Sinar Mulya, menjadi sorotan karena kondisi jalan dan jembatan yang rusak parah hingga saat ini.

Kerusakan infrastruktur yang dikeluhkan warga sudah berlangsung lama. Tak hanya jalan, beberapa jembatan penghubung juga mengalami kerusakan berat.

Jalan desa yang masih berupa aspal merah dan berlumpur, bahkan sulit dilalui terutama saat musim hujan, menjadi hambatan utama aktivitas warga.

Keluhan ini telah berulang kali disampaikan, baik melalui proposal resmi kepada pemerintah maupun melalui media sosial.

Masyarakat dan pemerintah desa berharap ada langkah nyata dari pemerintah daerah hingga pusat untuk segera melakukan perbaikan.

Kepala Desa Tanjung Aur, Supriyadi, mengungkapkan harapannya kepada pemerintah agar pembangunan jalan sepanjang 18 kilometer dan satu unit jembatan yang saat ini sudah hancur dapat segera diprioritaskan.

“Kami mohon kepada pemerintahan, baik kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto maupun kepala daerah, supaya dapat memprioritaskan pembangunan jalan di desa kami,” ujar Supriyadi.

Senada dengan itu, Kepala Desa Sinar Mulya, Saniah, juga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak sepanjang kurang lebih 16 kilometer.

Jalan tersebut masih berupa aspal merah dan seringkali menjadi lumpur saat hujan turun.

“Aspal merah ini kami lewati setiap hari. Untuk menempuh 16 kilometer, kami butuh waktu hingga 3-4 jam, itu pun kalau kendaraan tidak mengalami kendala,” tutur Saniah.

“Hampir setiap tahun kami mengusulkan agar jalan kami dibangun, tapi hingga kini belum terealisasi,” tambahnya.

Keluhan-keluhan tersebut kini mulai mendapat perhatian dari Program Bantuan Presiden (Banpres) Bengkulu.

Baca Juga  Bintek, PPK Berikan Pembekalan Anggota PPS dan KPPS  Kecamatan Maje Kaur

Dalam rencana pembangunan infrastruktur tahun 2025, proyek-proyek prioritas akan difokuskan pada sektor-sektor yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan, termasuk infrastruktur jalan dan jembatan di desa-desa tertinggal.

Program Banpres ini dikabarkan akan menyasar berbagai aspek seperti permasalahan utama, jenis bantuan yang dibutuhkan, lokasi pembangunan, serta spesifikasi bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.(Asrin)

Redaksi – Suliswan

Spread the love

Share :

Baca Juga

Kaur

Hujan Lebat Puluhan Rumah Warga Kelurahan Bandar Kaur Terendam Banjir

Kaur

Pemerintah Kaur Gelar Sosialisasi MCP Bersama KPK Korsupgah Wilayah I

Kaur

Puluhan Hektar Sawah Di Kabupaten Kaur Terancam Gagal Panen

Headline

Oknum Warga Kaur Tertangkap Tangan, Jutaan Rupaih Uang Diduga Untuk Money Politik

Kaur

Sekda Kaur Nandar Munadi Suntik Vaksin Sinovac Pertama

Kaur

DPRD Kaur Menggelar Rapat Istimewa Memperingati HUT Kaur Ke XX

Kaur

Waraga Kaur Tengelam Dilaut Di temukan Dalam Keadaan Meninggal

Kaur

Limbah Kayu Kuning di Desa Suka Menant Bau Busuk, Warga Mintak Segera di Tutup