Home / Kaur

Sabtu, 11 Januari 2025 - 12:57 WIB

Limbah Kayu Kuning di Desa Suka Menant Bau Busuk, Warga Mintak Segera di Tutup

Komlik antar warga yang tidak tahan lagi dengan limbah yang mengeluarkan bau busuk

Komlik antar warga yang tidak tahan lagi dengan limbah yang mengeluarkan bau busuk

PAGUCINEWS.COM – Pabrik olahan akar kuning atau kayu kuning di Desa Suka Menanti, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur terus berlanjut.

Baca Juga/Pemerintah Desa Suka Jaya Kaur, Bangun Jalan Rabat Beton

Komlik antar warga yang tidak tahan lagi dengan limbah yang mengeluarkan bau busuk meminta pabrik segera ditutup.

Sebelumnya pihak pabrik berjanji akan mengatasi bau busuk yang berasal dari limbah pabrik. Namun, janji itu tak kunjung ditunaikan, bau busuk dari limbah pabrik tambah menyengat dan menggangu aktivitas warga.

“Ia selaku masyarakat yang terdampak bau busuk akar kuning ini sangat kecewa karena pihak perusahaan mengingkari janji mereka yang akan menyelesaikan permasalah bau busuk yang dikeluarkan akar kuning ini” ujar perwakilan warga Alpi, Lili dan Herli.

Selain tak kunjung mengatasi bau busuk, pihak pabrik juga mengingkari janji pemberian kompensasi bagi warga terdampak. Kompensasi akan diberikan kepada seluruh warga yang terdampak namun fakta di lapangan tidak semua warga menerima.

“Ia mengingkari pemberian kompensasi terhadap kami, karena ada sebagian kami tidak menerima, sedangkan dalam perjanjian itu seluruh masyarakat yang terdampak akan diberikan kompensasi yang merata dan nyatanya tidak jelas” kata Alpi.

Pada 10 Desember tahun lalu, perwakilan warga sempat mendatangi pabrik karena sudah tidak tahan dengan bau menyengat. Warga sempat mengecek langsung limbah pembuangan pabrik dan benar saja limbah olahan akar kuning itu adalah sumber bau busuk yang selama ini menyengat.

Selain itu pabrik juga diketahui membuang limbah ke Sungai Air Numan yang menyebabkan aliran sungai menjadi keruh dan berbau.

Sementara karyawan yang berada di pabrik enggan menyampaikan pernyataan karena mengaku tidak memiliki kewenangan. Pimpinan pabrik yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) sedang tidak di lokasi.

Baca Juga  48 Orang PKM Desa Parda Suka Kaur,  Lajut Menerima BLT DD Tahap II

“Saya hanya penerjemah orang Cina ini, dan terkait permasalahan ini saya tidak tahu, silakan hubungi pimpinan perusahaan saja” ujar salah seorang karyawan bernama Andi.(Asrin)

Redaksi- Suliswan

Spread the love

Share :

Baca Juga

Kaur

8 dokter Yang Akan Bertugas di Kabupaten Kaur Diapresiasi Bupati

Kaur

Rapat Paripurna DPRD Kaur Serah terima jabatan ,Bupati dan wakil Bupati Periode 2025-2030

Kaur

Miris Warga Dua Desa di Kaur, Puluhan Tahun Menikmati Jalan Becek dan Berlumpur

Kaur

83 KPM Desa Tebing Rambutan Kaur Menerima  BLT DD Lansung Tiga Bulan

Kaur

Kondisi Jembatan Desa Tanjung Aur Ancam Keselamatan Warga

Kaur

Siap Menjalankan Tugas Anggota KPPS Sukajaya Kaur Resmi Dilantik

Kaur

Bupati Lismidianto Kumpulkan Kepala OPD, Fistival Gurita Kaur Dihadiri Pejabat Kemenparekraf RI

Kaur

Buruknya Drainase Jalan Simpang Tiga Tugu Di Genangi Air Mencapai 70 Cm