PAGUCINEWS.COM – Pihak SMKN 11 Bengkulu Utara memberikan klarifikasi. bahwasanya apa yang ada dalam pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan,(3/9/2026).
Baca Juga
Peralihan Komoditi PT Air Muring Menuai Sorotan Wakil Ketua Komisi I
Dalam keterangannya kepala SMKN 11 Bengkulu Utara Iskandar menyampaikan, “menurut kami apa yang ada dalam pemberitaan tersebut tidaklah benar, sebab tukang yang jatuh kepeleset pada waktu itu mengunakan K3. dan ketinggian nya pada waktu dia jatuh tidak sampai empat meter, “ujarnya.
Baca Juga
Bunda PAUD Bengkulu Utara Dukung Kreativitas Anak Lewat Lomba Mewarnai
Disisi lain, Iskandar juga menegaskan, “pada saat itu tukang yang jatuh masih keadaan sehat dan sudah di tawarkan sama kepala tukang mau diantar pulang, akan tetapi tukang tersebut mengatakan masih bisa pulang sendiri, berarti tukangnya saja tidak mempersoalkan itu, “contohnya masih bisa bawa kendaraan sendiri, “papar Iskandar.
Baca Juga :
Desa Karang Anyar I Arga Makmur Gelar Musrenbangdes Rancangan Anggaran 2023
Selanjutnya usai kejadian itu kami Pihak Sekolah sudah memberikan bantuan untuk biaya pengobatan dan gaji tukang tersebut walaupun belum genap seminggu tetap kami penuhi seperti yang lainnya.
Berikut kami tetap menerima tukang tersebut bekerja di sini dan tidak ada persoalan apapun dengan tukang, “terkait pemberitaan sebelumnya tidak ada konfirmasi kepada kami pihak sekolah, jadi kami sangat menyangkan apa yang ada dalam pemberitaan itu tidak seperti yang terjadi pada waktu itu.
Untuk APD/K3 sebelumnya sudah kita siapkan semuanya seperti rompi, helem, sepatu dll, sesuai dengan regulasi yang mengatur tentang K3,”jelasnya.
Selanjutnya Kami dari SMKN 11 Bengkulu Utara mengucapkan terima kasih atas kunjungan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Bengkulu bapak H. Zulhendri yang telah mensupport pembangunan revitalisasi di SMKN 11 ini.
“Sesuai dengan arahan beliau kami diminta untuk pokus dengan pekerjaan revitalisasi tersebut untuk mengutamakan kualitas pekerjaan serta memperketat pengawasan dan yang terpenting harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja.
“Sesuai arahan beliau kami bekerja sudah semaksimal mungkin dan saat ini masih dalam proses pengecoran, “mudah-mudahan pekerjaan revitalisasi SMKN 11 ini selesai sesuai dengan target yang sudah ditentukan,”tutupnya.(**)
Redaksi -Suliswan






















































