Sabtu 18 Januari 2020
JEJAKFAKTUAL Bengkulu Utara– Program kepala daerah Bengkulu Utara dengan berpedoman pada RPJP Daerah serta memperhatikan RPJM Nasional.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah jangka waktu 5 tahunan yang berisi penjabaran dari visi, misi Membangun untuk semua.

Kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara, Ir H Mian, yang secara continue dapat menjawab dengan karya, dalam pembangunan infrastruktur merespon keluhan-keluhan masyarakat.
Bupati Mian bersama, Dandim 0423 BU, Letkol Inf Agung Pramudyo Saksono, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyo Hartanto, bersama rombongan lainnya melaksanakan peninjauan dengan konvoi trail ke lokasi titik nol Program Tentara Manunggal Masyarakat TMMD.

Bupati Ir.H Mian, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyo Hartanto dan Letkol Inf Agung Pramudyo Saksono
Capaian membuka akses jalan Desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih.
Akses masyarakat setempat sejak masa kolonial dahulu dikeluhkan, hingga sekarang.
Masyarakat lebong tandai selama ini hanya mengandalkan tranportasi menggunakan Motor lori ekspres (Molek), yang merupakan kereta mini peninggalan zaman Belanda.
Bupati dan rombongan menuju titik nol pembangunan infrastruktur, Sempat bermalam di PT. Alno Utama Sumindo. bersama Forkopimda.
Dan melanjutkan perjalanan dengan Konvoi menggunakan Motor Trail menuju lokasi inilah perjuangan bupati bengkulu Utara guna membangun untuk kita bersama.
Perjuangan yang tidak sia-siaini mulai dari gebrakan lobi ke pemerintah pusat sehingah menghasilkan pembangunan di bengkulu utara yang teruji.
Program bantuan dari pusat untuk membuka keterisoliran akses jalan lebong tandai dengan berulang kali menyambangi Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Akhirnya tercapai.
Impian masyarkat lebung tandai medapatkan pembangunan infrastrukur yang baik, berhasil digebrak bupati Mian, dengan melakukan perjanjian (MoU) dengan PT Anugrah Pratama Inspirasi (API) pembukaan badan jalan menuju Desa Lebong Tandai.
Disampaikan Bupati Mian, Desa Lebong Tandai merupakan salah satu tempat bersejarah yang disebut Batavia kecil, karena emas yang ada ditugu monas berasal dari lebong tandai, karena itu dengan adanya jalan darat tidak akan mematikan Molek, justru akan dijadikan sebagai objek wisata Bengkulu Utara.
“Iya kedepan, Molek kita harapkan dapat menjadi daya tarik kunjungan wisatawan ke desa lebong tandai, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat,”sampaianya.
Sementara itu Dandim 0423 Bengkulu Utara, Letkol Inf Agung Pramudyo Saksono, mengatakan bahwa TNI siap untuk mendukung penuh pemda terkhusus dalam bidang pembangunan yang kegiatan melibatkan personel dari TNI dan POLRI.
“Iya TNI siap membantu pelaksanaan pembangunan pemerintah daerah bengkulu utara apalagi yang berkaitan dengan membangun demi mensejahterakan masyarakat. dimanapun trkhusus di kabupaten bengkulu Utara”tutupnya.(SL)



















































