PAGUCINEWS.COM– Harapan ribuan warga di Pulau Enggano untuk menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menggantung.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Apoho, satu-satunya fasilitas yang dibangun untuk wilayah 3T di Kepulauan Enggano, hingga kini belum dioperasikan meski bangunannya telah selesai hampir satu tahun.
Baca Juga
Dewan Pers: Wartawan Menjadi Calon Atau Terlibat Politik Praktis Mengundurkan Diri Atau non Aktif
Hal itu diungkapkan Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Enggano, Redy Kaitora, S.Sos., Selasa 22 September 2026.
“Bangunannya sudah selesai dan sudah siap, tetapi sampai sekarang belum dioperasikan,” kata Redy.
Ia menyebut kondisi ini sangat disayangkan, mengingat jumlah calon penerima manfaat di Kecamatan Enggano sangat besar.
Baca juga
7 Presiden Terburuk Sepanjang Sejarah Dunia, Indonesia Termasuk?
Berdasarkan pendataan, ada sekitar 2.000 orang yang terdiri dari lima SD, dua SMP, satu SMA, enam PAUD, dan satu pondok pesantren, ditambah ibu hamil dan menyusui.
“Potensinya 2000 penerima. Dari anak-anak, ibu hamil dan menyusui,” jelasnya.
Menurut Redy, program MBG sangat dibutuhkan masyarakat Enggano sebagai wilayah kepulauan terluar di Provinsi Bengkulu. Ia berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dan pihak terkait segera turun tangan.
Baca Juga
Infrastruktur Jalan Kawasan Transmigrasi Kinclong,Mudahkan Aktifitas Masyarakat
“Mohon kepada BGN dan pihak-pihak terkait agar segera mengoperasikan SPPG itu, supaya bisa dinikmati masyarakat pemanfaat yang ada di Pulau Enggano.
Perhatian terhadap Enggano penting karena wilayah tersebut merupakan bagian dari NKRI dan berada di kawasan kepulauan terluar,” pungkasnya.(**)
Redaksi -Suliswan






















































