Home / Headline / Hukum & Peristiwa

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:35 WIB

Polres Bengkulu Utara Rilis Hasil Uji Laboratorium Meninggalnya Siswa MIN 2 Ketahun

Oplus_0

Oplus_0

PAGUCINEWS.COM – Polres Bengkulu Utara Press Conference hasil uji laboratorium terkait meninggalnya MS  siswa MIN 2 Bengkulu Utara yang diduga keracunan setelah makan burger dapur SPPG Giri Kencana.

Baca Juga /Lestarikan Budaya Daerah, Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Gelar Lomba Tari Kreasi Tradisional

Press Conference tersebut berlangsung di Markas Polres Bengkulu Utara dipimpin langsung Kapolres AKBP Bakti Kautsar Ali, dihadiri oleh jajaran terkait, termasuk dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu, dokter dari Rumah Sakit Tiara Sela, perwakilan Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, serta tim ahli gizi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Bengkulu. Selasa (3/3/2026) malam.

Baca Juga/ Sekretaris Kabinet dan Menteri ATR Bahas Sejumlah Isu Strategis, Terutama di Bidang Agraria

Dalam keterangannya, Kapolres  menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis, penyebab kematian korban diduga akibat pendarahan serta penggumpalan cairan di bagian kepala.

Baca Juga /Korban Pengeroyokan Lapor Ke Polres Bengkulu Utara

“Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan makanan yang dikonsumsi korban negatif dari zat berbahaya.

Peristiwa bermula pada Kamis, 26 Februari 2026, saat paket MBG dibagikan kepada siswa MIN 02 Bengkulu Utara di Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara.

Siswa Muhamad Sultan Alfatih (8), siswa kelas 2 MIN, mengonsumsi roti burger dari paket tersebut setelah pulang sekolah.

Tidak lama kemudian korban mengeluhkan pusing, sempat buang air besar, lalu pingsan dan mengalami kejang dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Lagita Ketahun sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu dan selanjutnya ke Rumah Sakit Tiara Sella Bengkulu untuk tindakan operasi akibat ditemukannya pendarahan dan penggumpalan cairan di kepala berdasarkan hasil CT Scan.

Baca Juga  Kepala BMKG Survei Jalur Evakuasi Venue KTT-G20 di Bali

Operasi dilakukan pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026. Namun kondisi korban terus menurun dan pada malam harinya dinyatakan meninggal dunia.

Selain itu Juga Kegiatan ini digelar untuk memberikan kejelasan kepada publik mengenai penyebab meninggalnya MS yang sebelumnya menjadi sorotan.

“Ia hasil uji laboratorium dari BPOM terhadap sampel makanan MBG, tidak ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya pada makanan,”terang Kapolres(**)

Redaksi – Suliswan

Spread the love

Share :

Baca Juga

Headline

Kombes Pol Nasrun Fahmi Sampaikan Materi Capacity Building, Pelatihan  Optimalisasi Kinerja Bhabinkamtibmas

Headline

5 Tanda Bahwa Seseorang Memiliki Sifat yang Tulus dan Baik Hati, Apakah Kamu Termasuk?

Bengkulu Utara

Adik Tembak Kakak Dengan Senjata BG Dukill, Diduga Ada Dendam Lama

Bengkulu Utara

Bengkulu Utara, Launcing Vaksinasi Covid19 dua Pejabat Satu Uztad Ditunda

Hukum & Peristiwa

Polres Bengkulu Utara Giat Kurve Bersama, Bersihkan Puing Kebakaran Pasar Sido Mukti

Hukum & Peristiwa

Bakti Sosial Polda Bengkulu di Pasar Panorama, Disambut Antusias Warga

Hukum & Peristiwa

Emosi, Suami Bacok Muka Isrtinya Dengan Parang

Hukum & Peristiwa

Ini Himbauan Polda Bengkulu Terkait Dengan Obat Sirup