PAGUCINEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara pada tahun 2027 diprediksi akan menghadapi tantangan berat dalam pengelolaan keuangan daerah.
Baca Juga
Oprasi Musang Nala 1 Polres Bengkulu Utara Amankan 16 Terduga Pelaku 3C
Pasalnya, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk kabupaten ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga
Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus Dipimpin Wakil Bupati
Berdasarkan data yang dihimpun, total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang akan diterima Bengkulu Utara pada 2027 hanya sebesar Rp1,018 triliun. Angka tersebut menyusut Rp52,8 miliar dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp1,071 triliun.
Baca Juga
Sifat Kurang Menyenangkan Seorang Wanita yang Menyukai Warna Pink, Salah Satunya Terlalu Sensitif
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bengkulu Utara, Carles Jhonson, ST, MM, menyampaikan kondisi tersebut.
Menurutnya, penurunan alokasi TKD menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan dan pelayanan publik tahun depan.
“Dibandingkan tahun ini, Bengkulu Utara tahun 2027 mendatang alokasi TKD mengalami penurunan sebesar Rp52,8 miliar,” ujar Carles saat ditemui di ruang kerjanya, Senin(12/10/2026).
Dengan adanya penurunan ini, Pemkab Bengkulu Utara dituntut untuk lebih selektif dan efisien dalam pengelolaan anggaran, serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menutupi kekurangan transfer dari pusat. Ujarnya(**)
*Redaksi – Suliswan






















































