PAGUCINEWS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bengkulu Utara Parmin, S.Ip besama bupati Bengkulu Utara menghadiri Panen Raya jagung di desa Tanah Hitam kecamatan Padang Jaya Bengkulu Utara.16/3/ 2026.
Baca Juga / Wagub Bengkulu Temui Gubernur Jakarta, Pemprov Bengkulu Ikhtiarkan Hibah Barang dari Pemprov DKI
Semangat swasembada pangan kembali digaungkan dengan penuh optimisme dan kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, yang digelar secara nasional dan salah satunya berpusat di kawasan Desa Tanah Hitam Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara.
Baca Juga /Silaturahmi Kapolres ke Pemerintah Daerah BU, Penuh Kekeluargaan
Acara yang berlangsung pada kamis 29 Januari 2026 di Desa Tanah Hitam dihadri oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, kapolda Bengkulu Irjen Pol.Mardiyono, S.I.K, M.Si, Forkampinda di lingkup pemerintah peropinsi dan pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.
Baca Juga /Musrenbang Kecamatan Kunci Prioritas Program Kerja Pemerintah Daerah
Menurut Parmin ketua DPRD Bengkulu Utara dengan optimisme dan kolaborasi lintas sektor swasembada pangan jagung sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat petani di desa, milik desa tanah hitam luas satu hektar di bawah naungan Polsek Padang Jaya, bukan hanya dalam konteks pengamanan wilayah, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam penampingan pertanian dari hulu ke hilir.

Bupati Bengkulu Utara, Gubernur Bengkulu dan Kapolda Bengkulu Panen raya jagung di desa tanah hitam
Selain itu juga ketua DPRD juga menyoroti peran strategis polri dalam memperdayaan petani kontribusi nyata polri dalam mendapinggi proses pertanian mulai dari pembibitan, perawatan, panen hingga pasca panen patut kita diapresiasi
“Ia Panen Raya Jagung di Desa Tanah Hitam Serentak 2026 bukan sekadar peristiwa pertanian, melainkan peristiwa kebangsaan. Di tengah tantangan global yang kian kompleks dalam sektor pangan,”ujar Parmin.
“Ia dengan langkah bersama ini, cita-cita swasembada pangan bukan lagi angan-angan melainkan tujuan nyata yang sedang dan terus diwujudkan oleh pemerintah bersama masyarakat petani untuk bersatu, bergotong royong, dan mengambil langkah konkret demi kemandirian pangan,” ujarnya(Adv)
Redaksi – Suliswan























































