Selasa 11 Februari 2020
JEJAKFAKTUAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Komisi III DPRD Bengkulu Utara, menggelar hearing bersama Dinas PUPR terkait hasil sidak PAD alat berat UPTD Workshop berapa hari yang lalu.Selasa (11/02/2020)
Hearing dipimpin ketua Komisi III, Hasdiansyah, dihadiri para anggota komisi III diantaranya Dwi Tanto, Emi Arfanita dan Hotman Sihombing.

Sedangkan Dari pihak PUPR hadir Kadis PUPR, Heru Susanto didampingi Kepala UPTD Workshop, Hadi Suwoto.
Kepala UPTD Workshop Hadi memaparkan keberadaan alat berat workshop tidak hanya berfungsi untuk mengejar PAD semata. Tapi juga berfungsi untuk penanganan bencana maupun masyarakat yang membutuhkan.”kata Hadi.
“Iya mengenai target PAD kita optimis bakal tercapai bahkan kita akan upayakan lebih dari tahun tahun yang lalu,
Sejauh ini kata Hadi, kendala yang
sering dihadapi pihaknya yakni soal mobilisasi. Sebab hingga saat ini pemerintah bengkulu Utara belum memiliki mobil tronton untuk membawa alat berat ke lokasi.
“Sudah sering kita ajukan untuk pembelian tronton tapi sampai sekarang belum terakodir karena keterbatasan anggaran daerah,” imbuhnya.
Anggota Komisi III, Emi Arfanita menuturkan pihaknya sudah mendengar penjelasan dari pihak PUPR.
Dari paparan yang disampaikan, pihaknya meminta kepada PUPR dalam hal ini UPTD workshop untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.
“Iya kata Politisi NasDem Emi Arfanita untuk pengelolaan alat berat workshop. mereka berharap pihak workshop untuk meningkatkan target PAD pada tahun berikutnya,” terangnya.(Adv**SL)



















































