PAGUCINEWS.COM -Bupati Arie Septia Adinata, atasa namah pemerintah menerima pertemuan dengan Febrian serta sejumlah mahasiswa UNRAS di ruang kerja Bupati Bengkulu Utara.7 April 2026
Baca Juga /Pengamanan Ibadah Jumat Agung, Kapolres BU, Memasang Stiker 110
Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam meluruskan kesalahpahaman yang sempat berkembang luas di publik, khususnya di media sosial.
Baca Juga /Cuti Bersama Libur Idul Fitri 1447 H RSUD Lagita Pelayanan Tetap 24 Jam
“Hari ini terbangun komunikasi yang baik antara mahasiswa UNRAS dengan pemerintah daerah. Kami berdiskusi panjang lebar terkait agenda ke depan, sekaligus meluruskan kisruh yang sempat beredar di media sosial,” kata Arie.
Baca Juga /Paripurna DPRD Bupati Arie Sampaikan dua Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah
Ia menegaskan bahwa isu intimidasi yang beredar sebelumnya lebih disebabkan oleh miskomunikasi dan kesalahan persepsi.
“Saat itu saya hanya terjadi mis komunikasi yang terputus sehingga menimbulkan persepsi berbeda,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Arie juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Febrian dan mahasiswa yang hadir atas adanya komunikasi yang kurang baik.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan mahasiswa dalam membangun Bengkulu Utara sesuai dengan peran masing-masing.
Dialog yang terbangun pun menjadi awal penguatan hubungan antara pemerintah daerah dan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
“Ia kita sepakat untuk bersinergi. Pemerintah membangun daerah, mahasiswa membangun persatuan dan berkontribusi di bidang pendidikan,”kata Bupati Arie.
Dalam kesempatan itu, Febrian mewakili mahasiswa Unras menyampaikan permintaan maaf kepada Pemerintah Daerah yang telah menimbulkan kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Febrian juga menyampaikan pergerakan mahasiswa siap mengawal dan menjaga demokrasi di Kabupaten Bengkulu Utara.
“Ia semua permasalahan telah diklirkan atas kesalah pahaman antara mahasiswa dan pemerintah. Kami mahasiswa juga meminta maaf kepada Pemerintah dalam hal ini Bupati atas kegaduhan ini,”sampainya.(**)
Redaksi – Suliswan





















































