Home / Nasional

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:35 WIB

Kapolri dan Panglima TNI, Pastikan Pemulihan Keamanan Nasional

Oplus_0

Oplus_0

PAGUCINEWS.COM – Jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri bersama TNI akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan undang-undang untuk memulihkan situasi keamanan di sejumlah wilayah yang belakangan ini diwarnai aksi anarkis.

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai menghadiri rapat evaluasi bersama Presiden RI, Panglima TNI, dan sejumlah menteri terkait di Sentul, Sabtu (30/8/2025).

Kapolri menjelaskan, Presiden memerintahkan TNI dan Polri untuk segera menindak tegas setiap tindakan yang melanggar hukum, khususnya aksi anarkis yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Tadi Bapak Presiden memintakan kepada saya dan Panglima, khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami Panglima dan Kapolri, TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku,” ujar Jenderal Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyoroti sejumlah insiden selama unjuk rasa yang dilakukan di beberapa wilayah, termasuk pembakaran gedung, fasilitas umum, dan penyerangan terhadap markas. Menurutnya, aksi-aksi tersebut sudah melampaui batas penyampaian pendapat yang dijamin undang-undang.

“Terkait dengan penyampaian pendapat itu adalah hak setiap warga negara dan dilindungi undang-undang. Namun, tentunya ada syarat-syaratnya, antara lain harus memperhatikan kepentingan umum, mengikuti peraturan perundang-undangan, dan menjaga persatuan bangsa. Jika ada aksi yang berujung pada pembakaran, penyerangan, dan perusakan, maka itu sudah mengarah pada peristiwa pidana,” tegasnya.

Selain itu, Kapolri turut menyinggung perkembangan penanganan kasus tujuh personel Brimob yang menabrak seorang pengemudi ojek online hingga meninggal dunia. Ia memastikan proses hukum terhadap para anggota tersebut berjalan cepat dan transparan.

“Proses penanganan oleh Propam sudah berlangsung dan saya sudah perintahkan untuk dilaksanakan secara cepat dan maraton.

Baca Juga  Evakuasi Korban Tewas Dalam Tragedi Halloween di Korea

Kartif Propam sudah menyampaikan bahwa dalam waktu satu minggu harus siap melaksanakan sidang etik dan tidak menutup kemungkinan juga ada proses pidana jika ditemukan kesalahan,” jelasnya.

Kapolri menambahkan, pihaknya juga membuka akses bagi lembaga seperti Kompolnas dan Komnas HAM untuk memantau jalannya proses pemeriksaan, sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Di akhir pernyataannya, Kapolri mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung langkah-langkah TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Kami berharap mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, tokoh-tokoh nasional, dan seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi yang ada,” pungkasnya.(Rilis)

Redaksi -Suliswan

Spread the love

Share :

Baca Juga

Headline

Trik Ini Banyak Dirahasiakan, Cara Jitu Mengetahui Pasangan Selingkuh Hanya Lewat Hp

Nasional

Cari Kayu  di Pingir Sungai Engkun Tiba-tiba Terseret  Hinga Tengelam

Headline

Haji Furoda dengan Tarif Fantastis Ratusan Juta, Intip Fasilitas Apa Saja yang Diterima

Nasional

Partai NasDem Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Calon Presiden Pemilu 2024

Headline

Pria Beristri Menafkahi Gadis Bukan Mahram, Ini Hukumnya

Nasional

Robot trading Net89 Menyeret Lima Publik Figur, Kelima Kompak Membantah

Nasional

JMSI Lampung Audiensi Dengan Imigrasi Kelas I Bandar Lampung Bahas Program

Nasional

Kenaikan UMP  2023 Diteken Menaker, Provinsi Naik Maksimal 10 Persen