Home / Hukum & Peristiwa / Kota Bengkulu

Rabu, 12 Oktober 2022 - 19:05 WIB

Diduga Depresi, AK Mengakhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

PAGUCINEWS.COM = Diduga korban depresi akibat terliling hutang.Hinga Nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya.

Hal ini di jelaskan Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos, MH mengungkapkan korban berinisial AK (51) lelaki yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang di kota bengkulu.

Korban ditemukan gantung diri di rumahnya di Jalan Padat Karya Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar, Selasa (11/10/22).

Menurut Kabid Humas Kronologis kejadian berawal saat istri korban pada pukul 08.30 WIB baru saat pulang ke rumah dari berjualan jamu keliling,Setiba di rumah dan mengecek kamar di bagian belakang (dapur), ia menemukan suaminya dalam keadaan gantung diri di plang kayu plafon dengan menggunakan sehelai seprai warna biru.

Melihat kejadian tersebut, sontak istri korban berteriak  mentak tolong sehingga terdengar oleh tetangga sekitarnya.

“Ya pihak keluarga korban menolak jenazah untuk dilakukan visum et repertum ataupun autopsi dan membuat surat pernyataan penolakan dan menganggap sebagai musibah,” Ucap Kabid Humas Sudarno.

Redaksi : Suliswan

Spread the love
Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bengkulu Pelatihan Kepemimpinan Administrator

Share :

Baca Juga

Bengkulu Utara

Press Rilis Pelaku Penyelundupan Sabu ke- Lapas Kelas IIB BU

Hukum & Peristiwa

Kapolda Bengkulu Menghimbau, Tetap Lakukan Patroli Pengamanan Proses Pilkada

Bengkulu Utara

Terkait Ott, Diduga Oknum Sekcam di Kecamatan Dibenarkan Pihak Kepolisian

Bengkulu Utara

Polres Bengkulu Utara Gelar Bazar Murah, Warga  Manfaatkan Kesempatan

Hukum & Peristiwa

Polda Bengkulu Menggelar Deklarasi Aman Covid-19, Pilkada Serentak 2020

Kota Bengkulu

Diduga Akibat Tambang Batu Bara Ilegal Warga Tertimbun Hinga Meningal Dunia

Headline

UPDATE 9 Mei: Kasus Positif Covid-19 Provinsi Bengkulu Hasil Swab 37 Orang

Kota Bengkulu

Bengkulu,  Menko Kemaritiman dan Investasi, Melantik Pengurus  APDESI