Home / Hukum & Peristiwa / Kepahiang

Minggu, 8 Maret 2020 - 17:47 WIB

Aprida Winisi, Diduga Jadi Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Minggu 8 Maret 2020

JEJAKFAKTUAL.COM – Warga Dusun Baru Desa Kelobak Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Aprida Winisi (32) diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Korban mengalami luka tusuk akibat benda tajam pisau yang menyebabkan korban terluka dan mendapat perawatan di RSUD Kepahiang.

Pelaku terduga Joni Iskandar (24), suami korban. Saat ini, menurut informasi Kepolisian, terduga pelaku telah menyerahkan diri ke polisi.dilansir dari Bengkulutoday.com

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman, S.IK MAP mengatakan, kronologis kejadiannya bermula pada Minggu (8/3/2020), sekira pukul 10.30 WIB, Syafrudin yang merupakan keluarga korban mendapat informasi bahwa korban mengalami luka tusuk dengan terduga pelaku adalah suaminya sendiri.

Mendapat kabar itu, Syafrudin kemudian melihat kondisi korban di RSUD Kepahiang. Karena tidak terima, Syafrudin kemudian membuat laporan ke Polres Kepahiang.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat ( 2 ) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Redaksi : Jejakfaktual.com

Spread the love
Baca Juga  Maling Motor  Honda Blade, Tersangka Di Dor Polisi

Share :

Baca Juga

Hukum & Peristiwa

Tilang Elektronik Statis Berjumlah 135 Operasi Zebra Nala Tahun 2022

Hukum & Peristiwa

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Mukomuko Polda Bengkulu Amankan IW

Bengkulu Utara

Apel Pagi Bulan Suci Ramadhan, Ini Pesan Kapolres Bengkulu Utara

Hukum & Peristiwa

Res Narkoba Polda Bengkulu Mengamankan Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Hukum & Peristiwa

Team Opsnal Macan Gading Sat Reskrim Polres Bengkulu, Bekuk AK Diduga Eksploitasi Seksual

Bengkulu Selatan

Satresnarkoba Bengkulu Selatan Bekuk 2 Orang Bandar Narkoba

Bengkulu Utara

Membawa Narkotika Jenis Ganja Kedua Terduga, Ancaman Hukuman 15 Tahun

Bengkulu Utara

Beredar Isu Begal, Kapolres Imbau Masyarakat Berhati-hati