PAGUCINEWS.COM – Forum kades kecamatan Enggano melaksanakan diskusi bersama kepala suku yang ada di kecamatan Enggano. 5 Juli 2025.
Diskusi di laksanakan Forum kades dan ketua suku kecamatan Enggano mulai jam 09.00 WIB, terkait dengan perkembangan Inpres yang di tandatangani Presiden RI.

Rapat Diskusi Forum Kades dan ketua adat kecamatan Enggano bahas Inpres
Kepala Desa Apoho Reddy Heloman, S. Sos, menjelaskan, diskusi terkait dengan perkembangan Inpres. Hasil diskusi ada 10 kesepakatan yang harus di sampaikan ke Gubernur Bengkulu.
“Ia10 hasil kesepakatan diskusi forum kades dan ketua adat kecamatan Enggano tentang Inpres, sebagai berikut:
1.Mendukung turunnya Inpres yang di tandatangani presiden percepatan penanganan permasalahan Pulau Enggano terutama penanganan alur yang sampai hari ini alur pulau bai masih buntu.
2.Mendukung rencana Gubernur untuk memberikan beasiswa kepada anak Enggano yang sekolah, dan kuliah diluar Enggano.
3.Meminta kepada Gubernur untuk dibangunkan mess khusus dikota bengkulu untuk anak enggano yang sekolah, kuliah dan masyarakat enggano yang berobat di kota Bengkulu
Baca Juga /Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Bengkulu Utara Menggelar Bakti Kesehatan
4.Memohon penguatan sinyal Telkomsel yang masih blank spot di enggano.
5.mengusulkan agar dibangun jalan lingkar Enggano.
6.Menambah frekwensi penerbangan, pelayaran kapal ferry dan kapal perintis menjadi 3-4 kali dalam seminggu.
7.Memastikan agar PLN bisa on 24 jam karena saat ini PLN mengurangi jam operasional dan ini mengganggu aktivitas pelayanan perkantoran, perekonomian masyarakat enggano.
8.Mengusulkan agar program kampung nelayan tidak saja terpusat di desa kahyapu enggano saja tetapi merata disetiap desa dalam wilayah kecamatan enggano karena rata-rata warga enggano berprofesi nelayan tersebar disetiap desa.
9.Minta dibangun pabrik tepung pisang.
10.Meminta investor untuk membangun Enggano dengan memperhatikan keselamatan ekosistem lingkungan hidup di Enggano.
Selain itu Reddy menambahkan, pihaknya minta pemerintah membangun RS bergerak Enggano yang permanen dan menambah tenaga medisnya. Karena kini cuma ada 2 dokter dan 1 perawat di RS”jelasnya
“Iya Forum kades dan ketua Adat kecamatan Enggano, berharap kepada pemerintah hasil diskusi ini, dapat di realisasikan,”kata kades(ADV)
Redaksi -Suliswan






















































