PAGUCINEWS.COM – Pemerintah Desa (Pemdes)Batu Lungun, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, mengadakan rembuk stunting pada Selasa, 9 September 2025, sebagai langkah strategis untuk menekan angka stunting di wilayahnya.
Baca juga /Aktivitas Tata Kelola Sektor Pertambangan Duga Tidak Memiliki Izin
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Batu Lungun ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Puskesmas Nasal, kader Posyandu, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta orang tua balita.
Baca Juga /Meriahkan HUT RI ke- 80 Dinas Pemuda dan Olahraga Menggelar Pertandingan Mini Soccer
Rembuk stunting ini menjadi wadah kolaborasi untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam pencegahan stunting, seperti penguatan pemantauan gizi anak, edukasi pola asuh, dan optimalisasi peran Posyandu sebagai garda terdepan.
Kepala Desa Batu Lungun Darmawan, menyampaikan pentingnya sinergi antar-pihak dalam upaya ini.
“Kami berkomitmen untuk menurunkan prevalensi stunting di Desa Batu Lungun. Peran aktif kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan dukungan masyarakat sangat dibutuhkan,” ujar Darmawan Kepala Desa Batu Lungun.
Baca Juga / Forum Komunikasi Dukcapil se-Provinsi Bengkulu di Buka Bupati Rifai Tajudin
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Nasal, memaparkan data terkini kasus stunting di desa Batu Lungun.
Ia juga menjelaskan berbagai intervensi kesehatan yang telah dan sedang dijalankan, seperti pemberian makanan tambahan dan pemeriksaan kesehatan berkala bagi balita.
Sementara itu, perwakilan tokoh masyarakat dan kader Posyandu turut memberikan masukan berharga.
Mereka menyoroti pentingnya sosialisasi gizi seimbang dan peningkatan kesadaran orang tua untuk rutin memantau tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil rembuk stunting dapat menjadi landasan bagi program kerja konkret Pemdes Batu Lungun dan para mitra terkait untuk mempercepat penurunan stunting pada tahun 2025.
Sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.(Asrin/ADV)
Redaksi -Suliswan























































