PAGUCINEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Bengkulu Utara Tahun Anggaran 2025.
Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian, secara virtual menghadiri Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) Dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2025 tersebut. Rabu (14/8/2024).
Rapat Paripurna yang merupakan hasil dari finalisasi pembahasan rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu utara.
Paripurna dibuka lansung Ketua DPRD Sonti Bakara SH didampingi oleh Wakil Ketua I Juhaili SIP dan Wakil Ketua II Herliyanto SIP, serta dihadiri Anggota Anggita DPRD, Sekda serta perwakilan Forkopimda dan kepala OPD dilingkup Pemkab Bengkulu Utara.
Ketua DPRD Bengkulu Utara Sonti Bakara, SH mengatakan, bahwa hasil kesepakatan dalam pembahasan yang dilakukan Badan Anggaran DPRD bersama dengan TAPD, melalui sisi kebijakan, sisi pendapatan dan sisi belanja yang harus lebih tepat sasaran.
Sehingga pembangunan Tahun 2025 semakin tersentuh pada hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat, baik dari sisi pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan hal lain yang dianggap sangat berkaitan dengan kebutuhan serta memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Iya kesepakatan KUA-PPAS tahun 2025 hari dsekpajtindpeterngahn Agustus dan sudah kita laksanakan hari ini. Dan ini nantinya akan dibahwa oleh anggota legislatif yang baru nanti.
Dari hasil kesepakatan dalam pembahasan yang dilakukan Banggar DPRD bersama dengan TAPD, melalui sisi kebijakan, sisi pendapatan dan sisi belanja saya rasa sudah tepat sasaran,”ujarnya.
Melalui volume Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025 ini, pihaknya yakin kerangka anggaran yang disepakati dapat mewujudkan percepatan dan perluasan pembangunan. Selain itu, melalui formulasi Rancangan APBD yang disepakati, dirinya juga berharap dapat membangun fondasi perekonomian kabupaten yang lebih kuat.
“Dengan demikian, melalui kebijakan politik anggaran ini, juga dapat meningkatkan iklim investasi yang kondusif, guna menciptakan lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih maju secara berkelanjutan,”Tuturnya(Adv)
Redaksi – Suliswan























































