Home / Nasional

Senin, 18 Januari 2021 - 11:21 WIB

Diduga Usai Dipriksa KPK, Bupati Kaur Ditanya Wartawan Diam Membisu

Pagucinews.com – Bupati Kaur Gusril Pausi usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster di tanya wartawan tak menjawab. Senin malam (18/1).

Dilansir dari pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Gusril keluar dari ruang penyidik KPK sekitar pukul 20.30 WIB setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB.

Baca Juga : KPK Paggil Ulang Bupati Kaur Sebagai Saksi, Diduga Suap Perizinan Tambak

Baca Juga : KPK Pangil Bupati Kaur, Diduga Sebagai Saksi EP Ekspor Benih Lobster

Saat bertemu dengan wartawan, Gusril diam membisu tidak menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan wartawan.

Pertanyaan terkait pernyataannya yang menyebut bahwa pemberitaan sejumlah media di KPK soal pemanggilan dirinya dianggap hoax, hingga pernyataannya akan melaporkan ke penegak hukum maupun ke Dewan Pers.

Tak hanya, saat ditanyain soal materi pemeriksaan, Gusril pun juga bungkam. Dia hanya menunjukkan tangannya seperti orang yang meminta maaf.

Dia tidak mengeluarkan pernyataan apapun sejak keluar dari Lobby Gedung Merah Putih KPK hingga ke kendaraannya yang berjalan sekitar 20 meter.

Ajudannya pun terus mengawal Gusril dan mengarahkannya ke kendaraan mobilnya yang sudah siaga untuk membawa Gusril dari area Gedung Merah Putih KPK. dilansir RMOL.ID. (Ahmad)

Spread the love
Baca Juga  Menhan RI Prabowo S dan Menhan AS Lloyd J Gelar Pertemuan

Share :

Baca Juga

Nasional

PENGUMUMAN STOP PRESS

Headline

Sifat Kurang Menyenangkan Seorang Wanita yang Menyukai Warna Pink, Salah Satunya Terlalu Sensitif

Headline

Ratusan Ribu WNI Pilih Berobat ke Malaysia, Ini Kata Direktur MHTC

Headline

Bikin Merinding Sepanjang Malam, Ini 9 Arti Mimpi Dikejar Hantu

Headline

Tetap Cantik di Usia 40 Tahun, Ikuti 7 Tips Ini

Nasional

10 Sejarah Debut Derby Mancunian, Man City Vs MU

Nasional

Banjir Dan Longsor Saat HujanTurun Tak Bisa Dipungkiri Karna Banyaknya Alih Fungsi Lahan

Nasional

Kopdes Merah Putih Sampai Saat Ini Baru 80 Ribu, 65 Ribu Sudah Berbadan Hukum