Home / Bengkulu Utara / Parlemen

Senin, 16 Maret 2026 - 18:57 WIB

Komisi II DPRD Joko Witoyo, Minta Perusahaan Kelapa Sawit Membuka Jalur Khusus TBS Milik Masyarakat Menjelang Lebaran

PAGUCINEWS.COM – Anggota Komisi II DPRD Bengkulu Utara, Joko Witoyo, mengimbau perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi untuk memprioritaskan pembelian Tandan Buah Segar (TBS) milik masyarakat menjelang lebaran.

Baca Juga /Hilang dari Pasaran, Elpiji 3 Kg  Bupati Arie Akan Kroscek ke Lapangan

Imbauan ini disampaikan menyusul adanya potensi penutupan sementara pabrik selama libur Lebaran yang dapat menyebabkan penumpukan hasil panen petani. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Baca Juga /Wakil Gubernur Bengkulu Mian Usulkan Hibah Lahan PTPN I untuk Pembangunan Bandara TNI AU

Joko Witoyo Anggota Komisi II DPRD BU Kunjungan Kerja PT SIL

Joko Witoyo yang akrab disapa Joko Thole ini merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) II yang saat ini membidangi urusan perkebunan di Komisi II DPRD Bengkulu Utara.

“Ia menegaskan pentingnya peran perusahaan dalam menjaga stabilitas ekonomi petani di momen jelang hari raya.10 maret 2026 yang lalu. 16 /3/2026.

“Ia untuk mengantisipasi penumpukan Tbs akibat penutupan pabrik selama lebaran, untuk itu kami mengharapan perusahaan prioritaskan TBs milik masyarakat,”kata Joko Witoyo.

Menurut politisi partai gerindra momentum jelang lebaran petani kelapa sawit sangat membutuhkan untuk mendapatkan kepastian supaya dapat menjual TBs untuk memenuhi kebutuhan pokok di saat lebaran.

Baca Juga /Paripurna DPRD BU, Dua Raperda Perlindungan Disabilitas dan Perluasan Lapangan Kerja Menjadi Perda

Hal ini secara khusus menyoroti dua perusahaan besar yang beroperasi di Bengkulu Utara, yakni PT. Sandabi Indah Lestari (SIL) dan PT. Berkat Bumi Sawit (BBS). Kedua perusahaan ini diminta untuk menyusun jadwal operasional yang berpihak pada petani, termasuk membuka jalur khusus bagi TBS milik masyarakat sebelum libur Lebaran dimulai

Baca Juga  BKAD Gelar Sosialisasi Peraturan Bupati Bengkulu Utara Nomor 33 TA  2024

“Ia jika pabrik tutup lebih awal atau tidak memberikan kuota yang cukup bagi TBS petani, maka kerugian besar akan dialami oleh masyarakat,” kata Joko Witoyo.(Adv)

Redaksi- Suliswan

Spread the love

Share :

Baca Juga

Bengkulu Utara

Bupati Mian Pantau Pembangunan Puskesmas Bertaraf Nasional

Bengkulu Utara

Bupati Mian Ajukan Program Bangga Kencana dan Pengentasan Stunting ke BKKBN

Kaur

Rapat Paripurna RAPBD-P Tujuh Target Sasaran dan Arahkan dalam Sidang

Bengkulu Utara

Dinas Transmigrasi BU, Rakor Fokus Group Discussion Kawasan Transmigrasi

Bengkulu Utara

Sekretariat Bersama Sekber BU, Berbagi Kebahagian Ramadan, Paket Parcel

Bengkulu Utara

Pemerintah Daerah BU, Terima Penghargan Peduli Hak Asasi Manusia

Bengkulu Utara

Kementerian Dirjen Pengelolaan Sampah Akan Kunjugi Bengkulu Utara

Bengkulu Utara

Kabel Tergeletak di Jalan Lintas Taba Tembilang Kuro Tidur Ancam Keselamatan Pengendara