Home / Bengkulu Utara / Potret Desa

Jumat, 2 Mei 2025 - 15:37 WIB

Percepatan Pembangunan Pemdes Pal 30 Bangun Lapangan Futsal

PAGUCINEWS.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Pal 30, Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara memanfaatkan Dana Desa tahun 2025 untuk membangun sarana olahraga. Yakni lapangan futsal.

Berdasarkan hasil musyawarah Pemerintah desa desa pal 30 berapa bulan yang lalu mendapatkan kesepakatan bagun lapangan futsal itu terus berupaya untuk melakukan percepatan pembangunan di desa, dengan memanfaatkan anggaran yang dimiliki.

Kepala Desa (Kades) Pal 30 Amin Nurhayat mengatakan penggunaan DD untuk pembangunan lapangan futsal, sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah desa untuk kemajuan olahraga.

“Ia percepatan pembangunan sarana olahraga dengan membangun lapangan futsal. Ini sebagai salah satu program fisik kami, Kata Amin Nurhayat.

Dia menambahkan, pembangunan lapangan futsal ini dibangun dengan ukuran standar lapangan.

“Tahap pekerjaan fisik pembangunan lapangan futsal ini menggunakan dana desa (DD) tahun 2025 kurang lebih sebesar Rp 250 juta,” katanya.

Dengan pembangunan sarana olahraga itu, Amin berharap Toko pemudah masyarakat bisa menggunakan fasilitas yang tersedia. Terutama generasi muda yang memang hobi futsal,”lata Kades(Adv)

Redaksi – Suliswan

Spread the love
Baca Juga  Pemkab BU dan Kejari Teken MoU Pendampingan Dana Covid-19

Share :

Baca Juga

Bengkulu Utara

Prioritas Utama Bupati  Mian, Bangun Jalan Desa Lingkungan Transmigrasi

Bengkulu Utara

Realisasikan Beda Rumah Program Baznas, Ditinjau Bupati Bengkulu Utara

Bengkulu Utara

14 Developer Perumahan Mengikuti Sosialisasi Tata Cara Penyerahan Perumahan

Bengkulu Utara

Rapat Kerja Eksekutif dan Legislatif LKPJ APBD Tahun 2019 Batal

Advertorial

Paripurna DPRD Bupati Mian Tanda Tangani PPAS Tahun Anggaran 2020

Potret Desa

25 KPM Warga Desa Arga Mulya Terima Bantuan BLT DD Tahun 2025

Bengkulu Utara

Hindari Covid-19 Satlantas Dan Samsat Terapkan Pelayanan Regident

Bengkulu Utara

Sungai Air Bintunan Beruba Menjadi Kuning, Diduga Tercemar Limbah Pabrik Sawit