Home / Headline / Nasional

Kamis, 8 Juni 2023 - 12:58 WIB

Siapa Sahabat Rasulullah yang Jenaka dan Pemabuk, Namun Masuk Surga Sambil Tertawa?

Siapa Sahabat Rasulullah yang Jenaka dan Pemabuk, Namun Masuk Surga Sambil Tertawa

Siapa Sahabat Rasulullah yang Jenaka dan Pemabuk, Namun Masuk Surga Sambil Tertawa

PAGUCINEWS.COM – Rasulullah SAW memiliki banyak sekali sahabat, salah satu di antaranya ada yang pemabuk dan jenaka. Menurut riwayat, ia akan masuk surga sambil tertawa.
Seorang pemabuk yang masuk surga sambil tertawa adalah Nu’aiman bin Amru bin Rafaah. Mengutip dari buku Ternyata Kita Tak Pantas Masuk Surga karya H Ahmad Zacky El-Syafa, Nu’aiman dikenal sebagai orang yang jenaka. Sehingga dalam sebuah riwayat Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ia akan masuk surga dengan tertawa.”

Ia merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang banyak mengikuti peperangan.

Dalam riwayat Imam Ibnu Hajar dalam Kitab Fathul Bari menceritakan bahwa pada zaman Rasulullah SAW ada seorang sahabat dan anaknya yang suka mabuk. Menurut ulama, sahabat tersebut bernama Nu’aiman dan anaknya yang bernama Abdullah dihukum karena mabuk.

Riwayat ini menjadi kuat menurut Ibnu Abdil Barr sebab ada riwayat al-Zubair bin Bakkar dari Muhammad bin Amr bin Hazm. Diceritakan, “Saat itu di Madinah ada seorang lelaki yang selalu mabuk. Ia diantar bertemu Rasulullah SAW, kemudian Rasulullah SAW memukulnya dengan sandal. Para sahabat pun disuruh Rasulullah SAW memukulnya dengan sandal dan ditaburi debu. Saat sudah banyak debunya, seorang sahabat melakukan sumpah serapah, “Semoga Allah melaknatmu.”

Rasulullah SAW yang mendengar hal tersebut lantas segera menegur orang itu. Rasulullah mengatakan, “Jangan begitu, walaupun dia pemabuk, tapi dia mencintai Allah dan Rasul-Nya.”

Sementara, dalam riwayat lain, Nu’aiman dan anaknya bukan hanya sekali mabuk. Menurut Imam Ibnu Abdill Barr, Nu’aiman mabuk sebanyak lebih dari 50 kali.

Akhirnya ia dihukum berkali-kali oleh Rasulullah SAW dan sahabat lainnya. Namun, Nu’aiman memiliki sifat jenaka yang selalu membuat Rasulullah SAW terhibur.

Baca Juga  Evakuasi Tanah Longsor, Endusan Anjing Pelacak K-9 Temukan 2 Orang Korban

Nu’aiman pernah berulah sampai-sampai membuat Rasulullah SAW tersenyum hingga nampak gigi gerahamnya. Dikisahkan, pada suatu hari Nu’aiman pernah diajak berdagang oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq bersama sahabat yang lain untuk pergi ke negeri Syam. Salah satunya ada Suwaibith bin Harmalah.

Begitu hari mulai menjelang siang, Nu’aiman yang sudah lapar menghampiri Suwaibith yang saat itu ditugaskan untuk menjaga makanan. Suwaibith dengan sikap penuh amanahnya tentu menolak saat Nu’aiman hendak meminta satu potong roti untuknya.

Hingga Nu’aiman berkata, “Kalau memang begitu, artinya kamu setuju saya buat ulah.”

Nu’aiman pun berjalan ke pasar dan mencari-cari wilayah yang menjual hamba sahaya atau budak. Hingga kemudian Nu’aiman berkata kepada orang-orang di sana bahwa ia memiliki hamba sahaya dengan harga yang sangat murah.

Nu’aiman juga menyebutkan, hamba sahaya yang dimilikinya hanya memiliki satu kekurangan yakni berteriak bahwa dirinya orang yang merdeka bukanlah hamba sahaya.

Mendengar itu, orang-orang di sana pun tertarik dan Nu’aiman mengajaknya mengadap Suwaibith.

“Itu ada orang yang berdiri sedang menjaga makanan, itu hamba sahaya saya,” kata Nu’aiman pada mereka.

Mereka pun memberikan uang pada Nu’aiman dan menghampiri Suwaibith untuk menangkapnya.

Suwaibith yang terkejut kemudian berkata, “Saya bukan hamba sahaya, saya orang merdeka,” yang hanya dibalas oleh orang-orang tersebut bahwa mereka sudah tahu kekurangannya itu.

Tak berselang lama, Abu Bakar Ash-Shiddiq pun kembali dan mencari-cari Suwaibith yang dijawab oleh Nu’aiman kemudian, “Sudah saya jual, wahai Abu Bakar.”

Nu’aiman pun menceritakan dengan jujur apa yang terjadi pada Abu Bakar, kemudian Suwaibith kembali ditebus oleh Abu Bakar dari orang-orang Syam itu. Sampailah kisah tersebut ke telinga Rasulullah SAW. Kisah ini yang membuat Rasulullah tertawa hingga menunjukkan gigi gerahamnya di depan para sahabat.

Baca Juga  Pantau Langsung Arus Mudik,Kapolri Mengudara

Perawi hadits mengatakan, bahkan setelah satu tahun berlalu, Rasulullah SAW pun selalu menceritakan kisah Nu’aiman dan Suwaibith ini kepada para tamunya.

(Redaksi/Suliswan)

Spread the love

Share :

Baca Juga

Headline

Pol PP Provinsi Bengkulu Akan Melakukan Pengawasan Halalbihalal Yang Menimbulkan Kerumunan

Headline

4 Negara Ini Nenek Moyangnya Berasal dari Nusantara, Negaranya Juga Mirip Indonesia

Nasional

Ini Cara Ngeblur Wajah di Picsart  Bisa Kamu Lakukan Dengan Mudah

Headline

Terinspirasi dari Kartun Ini, Bocah 4 Tahun Terjun dari Lantai 26 Pakai Payung

Headline

Pemutihan Atau Pembebasan Pajak, Program Strategis Gubernur Bengkulu

Nasional

Banggar DPRD Apresiasi Kinerja Pemkot Lubuklinggau

Headline

Ngobrol Bareng Petani, Puan Minta Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pupuk

Nasional

Sederet Fakta Menarik Wisata Labuan Bajo yang Akan Dikunjungi Lionel Messi CS