Home / Bengkulu Utara

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:54 WIB

Polemik Pengelola MBG Padang Jaya Erma Dan Agus Berakhir Damai

Oplus_0

Oplus_0

PAGUCINEWS.COM – Polemik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Padang Jaya yang sempat menghebohkan publik akhirnya berakhir damai.

Perdamaian ditandai penandatanganan Surat Perdamaian dan Kesepakatan Bersama antara Agus Prasetyo dan pengelola Dapur MBG SPPG Marga Sakti Padang Jaya, Erma Wati, pada Jumat 29/5/2026.

Dalam surat kesepakatan itu, Agus Prasetyo mengakui telah menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi tersebut dinilai menimbulkan keresahan, kerugian, dan mencemarkan nama baik pengelola Dapur MBG.

Sebagai bentuk penyelesaian, Agus bersedia menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi melalui media selama tiga hari berturut-turut.

“Dugaan ketidaksesuaian ompreng jadi pemicu.

Pengelola Dapur MBG Padang Jaya, Erma Wati, mengungkapkan inti persoalan diduga berawal dari pengadaan ompreng dan kewajiban setoran ke yayasan.

“Uang untuk 3.000 ompreng, yang ada hanya 2.000 ompreng hingga seratus juta rupiah lebih uang yang tidak disetorkan, termasuk kewajiban ke yayasan.

Hal itu saya ketahui setelah datang langsung ke Jakarta. Dari situlah persoalan mulai terungkap. Bahkan yayasan juga sudah bersurat kepada Agus untuk mempertanggungjawabkan hal tersebut,” ungkap Erma Wati.

Menurut Erma, temuan itu membuka berbagai persoalan yang selama ini tidak diketahui utuh oleh pengelola. Ia menegaskan program MBG harus transparan dan sesuai ketentuan karena menyangkut ribuan siswa penerima manfaat.

Agus pilih jalur damai

Saat dikonfirmasi wartawan Harian Rakyat Online, Agus Prasetyo memilih menyelesaikan secara damai dan bersedia menjalankan seluruh poin kesepakatan, termasuk permohonan maaf terbuka.

Surat perdamaian juga memuat klausul tegas: pihak pertama tidak berhak meminta keuntungan, kompensasi, atau uang kerja sama mengatasnamakan Mitra MBG, SPPG Marga Sakti, maupun pihak terkait lain.

Jika kesepakatan dilanggar atau terjadi tindakan merugikan lagi, pihak yang dirugikan berhak menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan.

Baca Juga  Pemerintah Desa Senali Menyalurkan Bantuan  Bibit Kambing Program Ketahanan Pangan

Ia berharapan ke depan, meski konflik selesai, informasi yang terungkap jadi perhatian masyarakat Padang Jaya. Banyak pihak berharap polemik serupa tak terulang dan semua pihak fokus mendukung MBG sebagai program strategis nasional untuk meningkatkan gizi anak Indonesia.

Dengan ditandatanganinya surat perdamaian, warga berharap operasional Dapur MBG berjalan lebih baik, transparan, dan memberi manfaat maksimal bagi siswa di Bengkulu Utara.(**)

Redaksi -Suliswan

Spread the love

Share :

Baca Juga

Bengkulu Utara

Bimtek Penyusunan Anjab ABK, Peta Jabatan dan Kebutuhan ASN

Bengkulu Utara

Pemdes Batik Nau Bangun Jalan Usaha Tani dan Berikan Batuan Alsintan

Bengkulu Utara

DPRD dan Pemerintah Berserta Stakeholder Sosialisasi Pencegahan Stanting

Bengkulu Utara

Tidak Memakai Septi Keselamatan Kerja, Proyek Diduga Langgar UU Standar Keselamatan

Bengkulu Utara

Miliki Sabu, RS di Tangkap Tim Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara

Bengkulu Utara

Penanganan Covid-19, 2 April 2020 ODP Menunjkan 11 Orang

Bengkulu Utara

Rama Agung Sebagai Desa Miniatur Kerukunan Umat Beragama

Bengkulu Utara

Logistik Pilkada 9 Desember, Untuk Kecamatan Enggano di Distribusikan