PAGUCINEWS.COM = Wakil Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE MAp buka giat Rembuk Stunting menggeber 54 desa se Kabupaten Bengkulu Utara.
Rembuk Stunting menghadirkan nara sumber dari Pemkab Provinsi Bengkulu, Dirjen Bina Bangda Kemendagri,Sekretaris Dinas Kesehatan dan sekretaris Bappelitbangda dengan peserta 54 desa bertempat di Balai Ratu Samban Arga Makmur.Kamis (28/7/2022).
Lokus pencegahan stunting tahun 2022 ini fokus untuk 54 desa dari 19 kecamatan di bengkulu Utara. Sedangkan untuk tahun 2023 mendatang, akan fokus pada 15 desa yang tersebar di 9 Kecamatan di Bengkulu Utara,” kata Wabup Arie.
Selain itu pencegahan stunting ini merupakan tanggungjawab bersama untuk dapat menghijaukan kembali dengan jalan membentuk program kegiatan yang telah disusun dalam rencana kerja Pemkab Bengkulu Utara tahun 2023.
“Ya kita sudah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat penurunan stunting di daerah. 4 kali berturut-turut mendapatkan penghargaan,namun itu belum mencapai target sesuai dengan strategi nasional kita harus 5 kalai,”kata Arie.
Untuk itu juga ya berharap dalam rembuk stunting ini, TPPS harus memahami 5 pilar demi menjadi strategi penurunan stunting sesuai komitmen dan visi misi sektor pemerintahan, peningkatan komunikasi, perubahan perilaku pemberdayaan masyarakat, meningkatkan konvergensi intervensi spesifikasi dan sensitifitas. Terakhir, meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat.
“Iya Bengkulu Utara posisi 8,79 persen dari total 23 ribu balita.Data angka kelahiran di Bengkulu Utara mencapai 7 ribu setiap tahunnya.(**)
Redaksi : Pagucinews.com






















































