PAGUCINEWS.COM – Kejakasaan Negeri Bengkulu Utara melaksanakan pemusnahan putusan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht Van Gewijde).
Baca Juga/Kades dan Sekdes Talang Renah Dijebloskan ke Jeruji Besi Diduga Korupsi DD
Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara Ristu Darmawan,SH.MH dalam penyampaianya saat pemusnahan barang bukti tersebut mejelaskan berdasarkan keputusan pengadilan negeri arga makmur yang berkaitan Barang Bukti (BB) yang di rampas untuk dimusnakan.
Tahun 2024 tahap 2 amar putuskan memerintahkan barang bukti untuk di musnakan, perkara Oharda Berjumlah 9 perkara, perkara kamnegtgbum 14 perkara kesemuanya ini, yang di rampas untuk dimusnakan.
Sementara terdakwa perkara Oharda berjumlah 9 orang yang ditangani oleh Jpu Trias Prastyoni Ngrum,SH di kenai dengan pasal363 ayat (2) KHUP
Baca Juga/Arie – Sumarno Peroleh Suara 94,50 Persen Pilkada Bengkulu Utara 27 November 2024
Perkara Kamnegtigbum 14 orang dengan Jpu Robin Apriansya, AH. SH dikenai dengan Pasal 81 ayat(1) UU No 23 tahun 2022.
Atas keputusan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap telah di musnakan di halaman kejaksaan negeri Bengkulu utara,Rabu 4 November 2024.
Hadir pemusnahan BB tersebut di saksikan oleh Sekda H.Pitrianyasyah, Ketua DPRD Bengkulu Utara Parmin, S.Ip, pihak pengadilan negeri arga makmur, polres Bengkulu utara serta pejabat lingkungan pemerintah daerah kabupaten Bengkulu Utara.Terang Ristu Darmawan (**)
Redaksi -Suliswan






















































