Home / Kota Bengkulu

Kamis, 29 Juli 2021 - 18:55 WIB

Gubernur Rohidin, Monitoring Penerapan PPKM Bersama FKPD

Bengkulu – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) disejumlah wilayah. Termasuk di Provinsi Bengkulu, PPKM diterapkan untuk mengendalikan pandemi oelah pemerintah Provinsi Bengkulu.

Saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, pemerintah juga menggelontorkan berbagai program bantuan kepada masyarakat terdampak sosial ekonomi, dari bantuan sosial hingga bantuan pemulihan ekonomi, selain penanganan Covid-19.

“Kota Bengkulu PPKM Level 4, Kabupaten lain PPKM level 3 kecuali Seluma (level 2). Kita tegaskan penerapan PPKM tak perlu ada perdebatan baik wilayah pedesaan maupun perkotaan.

Pemerintah juga memberikan berbagai bantuan untuk masyarakat, kita dorong bantuan ini segera sampai kepada masyarakat. Selain penanganan kesehatan dan bantuan sosial, ada juga bantuan pemulihan ekonomi, pastikan ini bisa diakses masyarakat kita,” terang Gubernur Rohidin saat monitoring penerapan PPKM bersama FKPD di Kabupaten Kepahiang, Rabu (29 Juli 2021).

Baru-baru ini, bantuan ‘beras PPKM’ untuk 122.683 keluarga penerima manfaat se Provinsi Bengkulu telah disalurkan. Hanya saja, untuk Kabupaten Kepahiang dijadwalkan distribusinya pada 2 Agustus 2021 nanti. Keluarga penerima manfaat menerima bantuan beras 10 kg.

“Beras PPKM itu penerimanya sudah jelas, mereka penerima PKH dan Bansos Tunai. Lalu ketika ada keluarga yang memang layak tetapi tidak mendapatkan itu, maka Pemda bisa mengeluarkan beras cadangan pemerintah, tinggal usulkan quotanya.

Pemprov sudah mengusulkan dan disetujui,” ujar Rohidin yang yakin Pemkab Kepahiang bisa menyegerakan distribusi beras PPKM.

Penerapan PPKM pada tingkat desa dan kelurahan, lanjut Rohidin, harus segera ditindaklanjuti. Seperti pembentukan Posko PPKM, edukasi, dan monitoring serta penyaluran BLT. “Jadi kita minta Pemda dorong segera, agar Desa mencairkan Dana Desa Tahap II-nya,” kata gubernur.

Saat itu, Satgas Covid19 Provinsi Bengkulu meninjau progres penerapan PPKM mikro di Desa Bumi Sari Kabupaten Kepahiang. Pemdes Bumi Sari melalui Satgas Covid19 desa, menyulap balai desa menjadi Posko PPKM. Selain itu mereka juga menyiapkan rumah isolasi sebagai antisipasi tindakan ketika ada masyarakat yang terjangkit Covid19 dan harus melakukan isolasi.

Baca Juga  Tenaga Non-ASN Di Pemerintahan Semua Harus di Masukan Database

“Ini merupakan desa yang sudah siap menerapkan PPKM skala mikro. Seperti dikatakan gubernur, desa merupakan hulu penerapan PPKM. Ini dikerjakan desa menggunakan Dana Desa yang alokasi 8 persen untuk pencegahan dan penanganan Covid19. Sedangkan untuk kelurahan, nanti kita alokasikan dari APBD karena tidak ada dana kelurahan,” tutur Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid.

Berikut beberapa jenis bantuan di masa PPKM: Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi keluarga yang belum menerima PKH, Program Kartu Sembako, Bantuan Beras PPKM 10 kg bagi penerima PKH dan BST, Beras cadangan Pemda, BLT Dana Desa, Bantuan UMKM, Subsidi listrik, Subsidi Upah, dan Kartu Prakerja hingga subsidi Kuota Belajar.(rilis/MC)

Redaksi : Pagucinews

 

Spread the love

Share :

Baca Juga

Kota Bengkulu

PT Garda Setia Waspada Bengkulu, Pimpinan Finandi Akan Buka Lowongan Kerja

Kota Bengkulu

Polri Terapkan Konsep Presisi, Kasus Ujaran Kebencian Natalius Pigai

Kota Bengkulu

Gubernur Bengkulu Rohidin Safari Subuh di Musala Ibnu Sabil Rejang Lebong

Kota Bengkulu

Rohidin – Rosjonsyah Usai Lantik,Siap Berkerja Untuk Bengkulu Lebih Maju

Kota Bengkulu

Pasien Positif Covid-19 di RSHD Kota Bengkulu Hasil Swab Sembuh

Kota Bengkulu

Sudarno: Polda Bengkulu Mendukung Penerapan New Normal Oleh Pemerintah

Kota Bengkulu

Festival Pawai Budaya HUT ke- 144 Kota Curup, Dihadiri Gubernur Bengkulu

Kota Bengkulu

Enggano Akan Ada Kantor Penghubung Propinsi Bengkulu