Home / Bengkulu Utara

Senin, 25 Juli 2022 - 19:56 WIB

Dugaan Penyerobotan Tanah, Pembeli dan Penjual di Laporkan Ke Polres Bengkulu Utara

PAGUCINEWS.COM = Dugaan penyerobotan lahan perkarangan rumah di desa Talang Baru Ginting pemegang kuasa, Ujang Syahjohan melaporkan ke pihak penegak hukum dalam hal ini ke Polres Bengkulu Utara.

Laporan dugaan penyerobotan tanah ini di laporkan ke polres bengkulu utara di terima oleh kanit pidum Ipda Fauzan M.Harianto,S.Tr.K melalui Aipda Ferymanto,D.S pada senin 25/7/22 kata pelapor Ujang Syahjohan.

Lahan Tanah atas nama Amrin warga desa Talang Baru Ginting kecamatan Air Besi kabupaten bengkulu utara yang di kuasakan kepada Ujang Syahjohan notaris Raga Purbah,SH nomor:C-26.HT.03.01 tahun 1996 Luas tanah 2215 m2 ini di ketahunya telah berdiri berberapa rumah.katanya.

Atas hal itu pemegang kuasa Sertifikat tanah Ujang Syahjohan melaporkan penjual dan pembeli tanah ke pihak polres bengkulu utara, karena tanah milik Amrin yang ada sertifikatnya sudah berdiri bangunan rumah.

“Ya atas pemegang kuasa saya melapokan penjual dan pembeli lahan tanah tersebut ke penegak hukum polres bengkulu utara lansung ke Pidum di terima Apda Ferymanto,”kata Ujang.(**)

Redaksi : pagucinews.com

Spread the love
Baca Juga  Polres Bengkulu Utara, Apel Pasukan Operasi Zebra Nala 2025

Share :

Baca Juga

Bengkulu Utara

Kata Akhir Fraksi Gerindra APBD P Disampaikan Juru Bicara  Agus Riyadi

Bengkulu Utara

Wujudkan Ketahanan Pangan, Kades Wono Harjo Bagikan Bibit Ikan dan Sayuran

Bengkulu Utara

Bengkulu Utara Kembali Meraih Penghargaan 3 Tahun Berturut-Turut Lokus Intervensi Penurunan Stunting

Bengkulu Utara

Percepatan Pembangunan Pemdes Pal 30 Bangun Lapangan Futsal

Bengkulu Utara

Kadis Pendidikan BU Akan Panggil Kepsek SDN 10 Terkait Dugaan Pungli Rp78 Ribu

Bengkulu Utara

Rapat Internal DPRD Bengkulu Utara Dengan Agenda Pembahasan Laporan Banmus

Bengkulu Utara

Ungkapan Bela Sungkawa, Bupati Terpilih Arie, Melayat Ke Rumah Duka Almarhumah

Bengkulu Utara

DPC Ormas LKI  BU, Dalam Waktu Dekat Akan Menyurati KPK