PAGUCINEWS.COM – Mobil menjadi kendaraan pribadi yang memudahkan aktivitas sehari-hari bagi pengendaranya. Apalagi kalau jam terbang tinggi dan harus sering mobile ke sana-ke mari, sudah pasti banyak barang yang perlu dibawa agar tidak harus bolak-balik pulang ke rumah. Beberapa orang bahkan menjadikan mobil pribadinya sebagai tempat penyimpanan juga. Seperti membawa pakaian ganti, sepatu, hingga alat-alat pribadi lainnya.
Sebenarnya, boleh saja menjadikan mobil sebagai tempat penyimpanan asal kapasitasnya tidak berlebihan, bukan barang yang mahal, dan tidak berbahaya. Menyimpan barang yang ukurannya besar dapat menutupi pandangan pengemudi ke arah belakang. Sementara benda yang mudah terbakar dan benda cair dapat memengaruhi keseimbangan mobil saat berkendara dapat membahayakan pengendara dan penumpang di dalam mobil.
Beberapa tempat ada yang melarang pengemudi meninggalkan barang bawaan di dalam kendaraan, khususnya saat parkir di area terbuka dan panas. Larangan ini sebenarnya dibuat punya maksud dan tujuan. Bukan hanya menyelamatkan mobil dan mencegah terjadinya kriminal, tapi untuk keselamatan mobil juga nih.
Ada beberapa barang yang memang dilarang untuk ditaruh dalam mobil, sebab bisa menimbulkan bahaya. Ketika mobil diparkir di bawah terik matahari, barang di dalam mobil bisa menjadi pemicu ledakan dan kebakaran.
Suhu panas yang ada di dalam mobil memungkinkan barang yang ditinggal menjadi rusak, sehingga saat suhu dalam kabin amat panas bisa meledak.
Untuk menghindari hal-hal buruk tersebut terjadi, berikut barang-barang yang tidak boleh ditinggalkan di dalam mobil.
1. Barang yang beraroma menyengat
Menyimpan barang yang memiliki aroma menyengat ke dalam mobil dapat menyebabkan pengendara tidak dapat berkonsentrasi dengan baik saat menyetir. Itu juga dapat menimbulkan risiko kecelakan. Barang beraroma seperti durian yang memiliki bau menyengat bagi sejumlah orang juga dapat membuat tidak nyaman berada di dalam mobil untuk waktu yang lama. Jika harus membawanya, pastikan untuk membungkus barang-barang yang beraroma menyengat tersebut dengan rapat agar baunya tidak menyebar.
2. Korek api gas
Meskipun kecil, korek dapat menimbulkan kebakaran jika dibiarkan di dalam mobil pada hari yang terlalu panas. Korek yang ditinggal di kabin mobil dapat memicu terjadinya ledakan, sekaligus kebakaran. Sebaiknya, jauhkan cairan yang mudah terbakar dari kendaraan, terutama selama musim kemarau yang panas.
3. Gadget
Selain dapat mengundang tindak kejahatan, meninggalkan gadget seperti handphone, laptop, kamera dan lainnya dapat menyebabkan barang-barang tersebut mengalami kerusakan. Pasalnya, barang-barang elektronik tersebut tidak tahan terhadap tpaparan panas yang berlebihan. Baterai di dalam gawai juga dapat mengalami kebocoran.
4. Sunscreen
Dilansir dari Centers for Disease Control (CDC), meninggalkan sunscreen atau tabir surya di dalam kendaraan dapat mengeksposnya kepada suhu tinggi yang dapat menurunkan kandungannya dan memperpendek waktu penyimpanannya. Penggunaannya pun tidak akan efektif lagi pada kulit sehingga sulit menangkal sinar UV. Usahakan selalu masukkan sunscreen ke dalam tas jika meninggalkan mobil untuk waktu yang lama.
5. Botol minuman plastik
Mungkin terdengar tidak masuk akal, tetapi percaya atau tidak, salah satu barang berbahaya yang tidak boleh ditinggalkan di dalam mobil adalah botol minuman plastik. Jika terlalu lama meninggalkannya di dalam mobil, ada kemungkinan zat BPA atau bahan kimia yang ada di botol plastik bocor ke dalam air. Zat tersebut diketahui dapat menyebabkan kanker sehingga bahaya jika meminum air dari botol minuman plastik yang sudah terlalu lama ditinggal di dalam mobil.
6. Kacamata
Meninggalkan kacamata terlalu lama di dasbor mobil tanpa meletakkannya di dalam case kacamata dapat membuatnya terlalu panas untuk dipakai. Sinar matahari yang terkena langsung dengan kacamata juga akan membuat bingkainya melengkung. Selain itu, kacamata memiliki sifat yang sama dengan kaca pembesar. Benda ini dapat menciptakan titik api ketika terlalu lama terkena cahaya matahari, yang dapat menyambar ke bagian dalam mobil lainnya yang mudah terbakar.
7. Powerbank
Sudah pernah dengar berita tentang powerbank yang menjadi penyebab sebuah mobil terbakar? Berita itu benar faktanya. Jangan pernah tinggalkan powerbank di dalam mobil dan terkena sinar matahari secara langsung. Powerbank memiliki baterai jenis lithium-ion dengan lapisan katoda dan anoda yang bisa saling melekat dan menyebabkan ledakan jika terkena panas berlebihan. Baterai dalam powerbank juga dapat mengembang dan meledak pada titik panas tertentu.
8. Minuman Soda
Minum minuman ketika sedang berkendara memang asyik untuk melepas dahaga, apalagi minuman bersoda. Waduh, rasanya tenggorokan bisa terasa segar kalau minumnya siang bolong yang cuacanya terik.
Tapi Carmudian harus tahu, minuman bersoda yang ditinggalkan dalam mobil ternyata bisa berbahaya.
9. Macam-macam Obat
Beberapa orang ada yang menaruh obat di mobil sebagai antisipasi saat berkendara. Namun harus diingat, obat yang disimpan dalam kabin mobil bisa sangat berbahaya ketika suatu saat diminum.
Ada beberapa alasan mengapa tak boleh menaruh obat dalam mobil. Yang pertama adalah obat sangat peka terhadap perubahan suhu, idealnya menaruh obat di suhu ruangan saja.
Kabin mobil punya temperatur yang berubah-ubah, dari panas ekstrem hingga dingin. Perubahan suhu inilah yang bisa membuat kadar obat menjadi berubah.
10. Aerosol Spray
Benda yang tak kalah berbahaya ketika ditaruh di mobil adalah aerosol spray yang biasanya terdapat pada kaleng aerosol. Tekanan dalam kaleng aerosol cukup sensitif dengan udara panas, sehingga disarankan tak menaruhnya dalam kabin.
Kemasan kaleng aerosol misalnya hairspray, deodoran, parfum, air sanitizer, dan lain sebagainya. Isi tabung yang punya tekanan tinggi ini bisa mengembang dan mudah meledak.
Tips Menaruh Barang Saat Parkir
Di samping membeberkan tentang benda berbahaya ketika ditaruh di mobil, Carmudi punya tips yang bisa dilakukan saat hendak parkir terutama di tempat yang panas.
Membawa Benda Berharga Keluar
Seringkali pengemudi meninggalkan benda berharga di dalam mobil, padahal ini bisa memicu tindak kejahatan.
Usahakan tidak meninggalkan benda berharga dalam mobil, tetapi membawanya ikut turun akan lebih baik. Laptop, kamera, smartphone, dan lainnya jangan ditaruh dalam kabin.
Sudah banyak tindak pencurian terhadap mobil yang sedang diparkir. Daripada menjadi sasaran kejahatan, lebih baik mencegah hal itu terjadi.
Membuka Sedikit Kaca
Basement adalah salah satu area parkir yang membuat suhu kabin panas, solusinya adalah membuka sedikit kaca saat parkir.
Cara ini bisa membantu mengurangi suhu panas di dalam kabin. Cukup membuka jendela dengan posisi menyilang, diasumsikan kaca yang dibuka hanya posisi pengemudi dan pintu belakang kiri sekitar 5 cm.
Dengan catatan cara ini digunakan ketika parkir di basement dan tidak di area terbuka luas, sebab jika hujan air bisa masuk ke dalam kabin. Membuka sedikit kaca bisa memberi sirkulasi udara dalam kabin.
Memakai Penghalang Kaca Depan
Sementara cara lain untuk membuat kabin tak terlalu panas bisa memakai penghalang kaca depan. Umumnya benda ini mudah ditemui di toko online dengan harga terjangkau.
Keyword yang digunakan untuk mencari bisa memakai penghalang panas atau Sun Shield. Materialnya seperti busa yang dilapis seperti alumunium foil.
Benda ini diklaim mampu menangkal dan memancarkan sinar matahari serta Ultra Violet agar tak masuk ke dalam kabin.
Menjaga kabin dari benda-benda berbahaya di atas merupakan tugas pemilik mobil itu sendiri. Kalau sudah tahu, usahakan tidak menyimpan benda seperti itu lagi ya, lebih baik dibawa turun dari mobil.
(Redaksi/Suliswan)

















































