Home / Headline / Nasional

Senin, 9 Agustus 2021 - 00:34 WIB

Secara Virtual Presiden Joko Widodo, Gubernur Dan Bupati Siapkan Fasilitas Isolasi Terpusat

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta Pemerintah kabupaten/Kota Bengkulu tetap menurunkan mobilitas masyarakat hingga minimal 30% selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal ini di respon lansung Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai mendegarkan lansung secara vritual Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM Level IV, oleh Presiden Joko Widodo

Berdasarkan evaluasi mobilitas di 45 kabupaten/kota PPKM level 4 di luar Jawa/Bali, Kota Bengkulu masuk sebagai kota dengan penurunan mobilitas masyarakat yang masih rendah, kurang dari 10%. Sementara tren kasus COVID-19 masih mengalami kenaikan.

“Iya Kabupaten/kota juga diminta mengadakan swab antigen dan membangun satu lab PCR masing -masing, untuk mempercepat tes dan tracing guna memutus mata rantai penularan kasus.

“Tes dan tracing ini hanya bisa dilakukan kalau kita punya fasilitas swab antigen dan lab PCR. Maka sudah diputuskan kita minta kabupaten kota juga mengadakan swab antigen dan membangun satu lab PCR,” kata Gubernur Rohidin.

Lanjutnaya dengan 2 lab PCR yang ada hasilnya terkadang lama diketahui, sehingga menyebabkan penyebaran kasus semakin luas akibat tertundanya hasil lab tersebut.

Dalam Rakor tersebut Presiden Jokowi juga meminta Provinsi, Kabupaten/Kota menyiapkan fasilitas isolasi terpusat di daerah masing- masing dengan menggunakan fasilitas umum yang ada seperti sekolah, balai dan gedung olahraga dengan sarana dan prasarana yang baik.

Pemerintah Provinsi telah menyiapkan 2 lokasi isolasi terpusat yaitu LPMP dan Bapelkes. Fasilitas ini akan diperuntukkan bagi instansi vertikal, OPD Pemprov, orang yang dinyatakan terkonfirmasi di pintu masuk Bengkulu seperti Bandara, orang yang melakukan perjalanan dinas dengan identitas bukan orang Bengkulu dan tenaga Kesehatan dari RSMY, RS Bhayangkara dan RS DKT.

Sementara untuk tenaga kesehatan di luar rumah sakit tersebut yang akan mengisolasi kabupaten/kota masing-masing agar terlayani dengan efektif sesuai pembagian tugas.

Baca Juga  Bersedekah Kepada Orang Mampu, Apa Hukumnya?

“Kita akan mengirimkan surat, untuk itu di minta bupati/walikota untuk melaporkan alamat dan kapasitas isolasi terpusat yang sudah disiapkan di kabupaten/kota masing-masing,” ujar Gubernur Rohidin.

Selain 3 hal tersebut, untuk memproteksi masyarakat Presiden Jokowi juga minta percepatan vaksinasi di daerah.(rls)

Redaksi : Pagucinews

Spread the love

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Bantuan Bahan-bahan Alami Dapat Mengoptimalkan Kinerja Mata

Nasional

Jelang Indonesia Vs Argentina, Lionel Messi CS Diajak Plesiran ke Labuan Bajo

Nasional

Kebijakan Polri  Hingga Pendekatan Humanis Didukung PP Muhammadiyah

Headline

Pemerintah Bersama TNI dan Polri Terus Bekerja, Antisipasi Covid-19

Headline

KPK Menahan Ketua DPRD Muara Enim, Diduga Suap Proyek Jalan

Nasional

DPD Partai NasDem Bengkulu Utara Menyampaikan Sikap Terkait Pemberitaan Majalah Tempo

Nasional

Puan: Kebutuhan Alutsista TNI Harus Sesuai Geopolitik, Karakteristik Wilayah dan Kebutuhan Nasional

Nasional

Komjen Dedi Prasetyo Resmi di Latik Jadi Wakapolri