Home / Bengkulu Utara

Senin, 2 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kesalahan Mengelola Makanan Bergizi Bisa Menyebabkan Keracunan

Oplus_0

Oplus_0

PAGUCINEWS.COM – Keracunan makanan adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya mual, muntah, atau diare setelah mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi.

Baca Juga /Ramadan 1447 H, Polres Kaur dan Pemda Gelar Apel Siaga Kamtibmas

Kontaminasi tersebut dapat disebabkan oleh kuman atau racun yang masuk ke dalam makanan.

Gejala keracunan makanan dapat terlihat setelah beberapa menit, jam, atau hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Kecepatannya tergantung dari jenis makanan dan penyebabnya.

Baca Juga /Korban Pengeroyokan Lapor Ke Polres Bengkulu Utara

Keracunan makanan dapat terjadi akibat kesalahan pengolahan makanan, terkadang bahan makanan yang mengandung protein tinggi dapat menjadi racun apabila salah pengolahan nya.

Berikut bakteri dan mikroba yang seringkali tumbuh dan berkembang pada makanan akibat salah dalam pengolahan

Baca Juga /Siswa di Diduga Keracunan Menu MBG Akan Dirujuk Ke M Yunus Bengkulu

Salmonella: Ini adalah penyebab keracunan makanan yang paling umum di AS. Salmonella juga menyebabkan sebagian besar rawat inap dan kematian. Telur mentah dan unggas yang kurang matang adalah sumber yang umum.

E. coli: Bakteri E. coli tidak selalu menyebabkan penyakit. Tetapi beberapa strain menghasilkan racun yang mengiritasi usus kecil Anda. Bakteri ini sering ditemukan dalam daging yang kurang matang dan sayuran mentah.

Listeria: Bakteri ini dapat hidup di keju lunak, kecambah mentah, daging olahan, dan sosis. Infeksi Listeria (listeriosis) sangat berbahaya selama kehamilan.

Norovirus: Anda dapat tertular norovirus dengan mengonsumsi kerang yang kurang matang, sayuran hijau, atau buah-buahan segar. Anda juga dapat tertular dari orang yang sakit. Virus ini merupakan penyebab umum flu perut.

Hepatitis A: Virus hepatitis A dapat menginfeksi kerang, hasil pertanian segar, atau air dan es yang terkontaminasi oleh tinja. Seperti infeksi hepatitis virus lainnya, hepatitis A dapat merusak hati Anda.

Baca Juga  Pendidikan Anak Usia Dini, Menjadi Perhatian Khusus Bunda PAUD Bengkulu Utara

Staphylococcus: Infeksi staph dapat terjadi ketika bakteri berpindah dari orang yang terinfeksi ke makanan yang mereka tangani. Terutama jika mereka menyentuh daging dan produk susu. Infeksi ini dapat memengaruhi banyak bagian tubuh.

Campylobacter: Infeksi bakteri umum ini menghasilkan gejala yang parah. Anda mungkin sakit selama berminggu-minggu. Sumber umum termasuk unggas yang kurang matang, sayuran yang terkontaminasi, dan susu mentah.

Shigella: Shigella sering ditemukan dalam salad berbasis krim atau mayones, seperti tuna, kentang, makaroni, atau ayam. Bakteri ini dapat menyebabkan darah atau lendir dalam diare Anda (disentri basiler).

Jadi akibat kesalahan pengolahan dan kesalahan pengemasan dapat menyebabkan makanan yang seharusnya memiliki protein dan gizi yang tinggi justru jadi racun yang dapat mengakibatkan kematian(**)

REDAKSI -SULISWAN

Spread the love

Share :

Baca Juga

Bengkulu Utara

Pemerintah Desa Suka Marga, Musdes Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Bengkulu Utara

Bupati Umumkan Bengkulu Utara Covid-19 Tanggap Darurat Konferensi Pers

Bengkulu Utara

Proyek Strategis Infrastruktur  Jalan Menjadi Prioritas Utama Bupati Mian

Bengkulu Utara

Satuan Lalu Lintas Polres Bengkulu Utara Pasang Sepanduk Daerah Rawan Longsor

Bengkulu Utara

Kabupaten Bengkulu Utara Terima Penghargaan PPD Terbaik

Bengkulu Utara

Agus Septianto Butuh Uluran Tangan Dermawan

Bengkulu Utara

Kurangi Beban Wali Murid, Bupati Mian Bagikan Pakaian Geratis Siwa-siswi SD-SMP

Bengkulu Utara

Pemdes Air Putih Bagikan BLT DD ke 68 Keluarga Penerima Manfaat