PAGUCINEWS.COM– Revitalisasi gedung SDN 015 Bengkulu Utara di Desa Gunung Alam, Kecamatan Arga Makmur, disorot tajam. Proyek yang bersumber dari APBD ini diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak transparan.
Baca Juga
Kanit Provos Polsek Way Pengubuan Lampung, Tembak Anggota Bhabinkamtibmas
Hasil pantauan pagucinews.com di lapangan, Selasa (22/9/2026), pengerjaan proyek terlihat tidak profesional. Di lokasi tidak ditemukan biscam (direksi keet) kerja sebagai pusat pengawasan.
Baca Juga
Peralihan Komoditi PT Air Muring Menuai Sorotan Wakil Ketua Komisi I
Kejanggalan lain terlihat pada papan informasi proyek. Besaran nilai anggaran tidak dicantumkan, sehingga publik tidak dapat mengetahui berapa besar dana yang digelontorkan. Padahal keterbukaan anggaran adalah kewajiban dalam setiap proyek pemerintah.
Tak hanya itu, material yang digunakan untuk plafon berupa triplek juga diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati dalam kontrak. Dari foto yang diambil, plafon triplek terlihat tipis, pemasangan tidak rapi dan sambungan tidak presisi.
Baca Juga
Bikin Kaum Adam Gelisah, 7 Artis Indonesia Ini Sering Disebut Hot Mama
Salah satu tenaga kerja yang mengerjakan proyek saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pemborongnya berasal dari Bengkulu.
“Iya pak kami cuman pekerja. Mengenai anggaran yang tidak dicantumkan dalam papan informasi proyek kami tidak tahu,” ujar Yadi, salah satu tukang di lokasi.
Saat ditanya soal ketebalan triplek untuk plafon, ia mengaku hanya memasang material yang sudah disiapkan oleh kontraktor.
“Untuk ketebalan triplek plafon kami hanya memasang yang sudah disiapkan oleh kontraktor,” tambahnya.
Proyek ini diketahui dikerjakan oleh CV. Reruca Entertaimen Group.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak CV. Reruca Entertaimen Group selaku penyedia dan konsultan pengawas
belum dapat di konfirmasi (Suliswan)
Redaksi





















































