Sabtu 30 Mei 2020
Pagucinews.com – Berdirinya BUMDes di salah satu Desa terpencel, Desa Tanjung Aur sejak tahun 2017 dengan dana yang begitu Fantastis sangat menjadikan perekonomian masyarakat setepat lebih Maju.
“Namun setelah berjalan lebih kurang 20 bulan BUMDes dengan modal begitu besar mencapi 350 juta rupiah pada saat itu sangat menujang perekonomian masyarakat desa setempat,”iya sebelumnya BUMDes desa Tanjung Aur kecamatan maje Kabupaten Kaur sangat di bangakan masyarakat.
Sayangnya BUMDes Desa Tanjung Aur Kecamatan Maje itu saat ini sudah pakum,Pakumnya BUMDes dengan modal Awal mencapi 350 juta, jadi pertanyaan masyarakat,” Hal ini di sampaikan tokoh masyarakat Wawan Darmawan.
Wawan Darmawan juga berharap kepada direktur BUMDes Desa Tanjung Aur, pakumya BUMDes supaya di jalankan kembali, kembalikan modal awal untuk menujang perekonomian masyarakat dan jangan berbentuk barang karena masyarakat berharap bejalanya kembali dana BUMDes dapat kembali menujang perekonomian didesa tersebut.
“Namun kata Darmawan, di kembalikanya kembali modal awal nantinya supaya jangan lagi berbentuk barang karena masyarakat mengharapkan Bumdes itu bejalan dengan berbetuk uang bukan berbentuk barang,”Kata Wawan.
Dikonfirmasi Kepala Desa Tanjung Aur Supri Giono, mengatakan bahwa benar bumdes saat ini tidak aktif lagi, Namun posisi kades di BUMDes hanya penasehat dalam topoksi kerjanya,” ujarnya.
“Iya hal ini, dia berharap kepada direktur atau pengurus Bumdes Desa Tanjung Aur agar kiranya Segaera BUMDes di aktipkan kembali. mengingat dana yang dijalankan sangat besar dan sangat bisa membatu untuk meningkatkan perekonomian msyarakat desa setempat,”ujar Kades.( Asrin).
Redaksi : PGN























































