Pagucinews.com – Akses jaln yang menuju perkebunan masyarakat di 5 desa lebih kurang 800 meter dari desa orang nomor satu ini tidak tersentuh pembangunan.
Tidak tersentuhnya pembangunan oleh pemerintah kaur lima thaun belakangan ini, warga masyarakat yang memgunakan jalan ini, pada 9 Desember 2020 nanti akan memnentukan pilihanya dengan orang yang peduli dengan kehendak masyarakat.
Hal ini, di samapaikan oleh mantan anggota DPRD Kaur Ahmad Kudsi,AK,S.Pd menurutnya satu setengah tahun lalu jalan ini pernah dilewati para pejabat dan pencinta ofroad se-Sumatera pada even ofroad piala Bupati Kaur.
“Iya seharusnya jadi perhatian oleh pemimpin, namun di sayangkan kalau di Wilayah Kaur Utara ini tidak kebagian APBD untuk pembangunan pada hal satu satunya akses jalan yang di lewati petani untuk mengeluarkan hasil pentai kelima desa ini,”katanya.
Kondisi jalan setapak sempit dan berlumpur juga sungai Simbar badak(anak sungai) walaupun ruangnya sempit ketika hujan datang banjir tidak dapat di lewati,”Ya warga menyayangkan kepada pemerintah kaur terutama bagi dinas PUPR kaur tidak ada perhatian apa yang di keluhkan masyarakat petani.Rabu(28/i0/2020).
Begitu juga di sampaikan oleh Gus dan Alio kekesalan ini akan di buktikanya pada 9 desember 2020 mendatang untuk memilih pemimpin yang peduli dengan rakyatnya dan bisa membangun dan bisa mesejaterakan masyarakatnya.
“Iya masyarakat akan menentukan pilihan 9 Desember 2020 bagi calon pemimpin yang peduli pada masyarakat kecil seperti kami, karena kami sudah melihat, merasakan 5 tahun kebelakang ini kaur sangat ke tinggalan dari kabupaten lain yang ada di provinsi bengkulu,” kata Ario (Asrin)
Redaksi : Pagucinews






















































