PAGUCINEWS.COM – Berbagai upaya dilakukan Dinsos Bengkulu Utara agar program makin tepat sasaran yaitu dengan melibatkan masyarakat melalui upaya masif musdes serentak sekabupaten bengkulu utara yang dilaksanakan diawal 2023 yang lalu.
Pada maret 2025 berdasarkan usulan dari operator siks-ng desa keluarahan, dari DTKS non pbi telah divalidasi dan difinalisasi oleh Dinsos Bengkulu Utara dan di teruskan usulan tersebut ke memensos sebanyak 3.368 jiwa, untuk BPJS JK/BPJS geratis ini sudah di usulkan namun kita masih menunggu persetujuan dari kemensos.
“Ia 3.368 yang kita usulkan itu masih menunggu persetujuan dari kemensos,” ini nati kalau mendapat persetujuan dapat mengurangi beban masyarakat untuk melakukan pengobatan kesehatan,” kata Agus Sudrajad.
Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara Agus Sudrajad, juga menyampaikan bawah dengan dikeluarkan Surat Edaran(SE) bupati bengkulu utara tentang verifikasi validasi kelayakan bansos dan usulan bansos melalui musdes muskel, yang terus dilakukan secara priodik.

Dinsos BU, inovasi digitilasasi siks-ng masuk desa
Selain itu juga pihaknya melakukan pemasangan sticker dirumah warga penerima bansos ini terpetakan sehinga masyarakat bisa mengetahui dan ikut mengawasi kelayakan bansos,”ujarnya.
Ia atas berbagi usaha melalui pembentukan operator siks-ng diseluruh desa kelurahan, musdes serentak, labelisasi rumah penerima bansos, dinsos bengkulu utara mampu menggraduasikan penerima bansos dalam kurun waktu 2 tahun terakhir Total seluruh yang dinonaktifkan sebanyak 25.250 jiwa.
Sebanyak 13.053 hasil musyawarah desa/kelurahan, dan 12.197 hasil pemadanan data ke lintas kementerian lembaga. Ini sebagai pertanda kesejahteraan masyarakat bengkulu utara semakin meningkat. Dari sebelum nya penerima bansos dikeluarkan/di graduasi dari penerima bansos karena sudah mampu

Dinas sosial Bengkulu Utara pemasangan sticker rumah warga penerima bansos
“Ia sejak terbentuknya operator siks-ng di desa kelurahan di tahun 2022 melalui inovasi digitilasasi siks-ng masuk desa /DISIKMASA di kabupaten bengkulu utara.
Dinsos bengkulu utara juga berhasil mengusulkan penerima baru BPJS JK atau Bpjs gratis kementerian sosial sebanyak 27.743 kurang lebih dari data DTKS non pbi artinya yang menerima adalah keluarga prasejarahtera yang sebelum nya dapat BPJS.
Sementara dari 6 kabupaten di provinsi bengkulu telah melakukan kaji banding, 3 kabupaten diantara nya telah menjadikan kabupaten bengkulu utara menjadi narasumber dalam pengelolaan DTKS, demikian pula di tingkat provinsi.
“Ia hingga saat ini penerima BPJS JK /BPJS gratis utk warga bengkulu utara adalah sejumlah 110.177 yg bersumber kemensos/APBN.
Sesuai inpres no 4 tahun 2025, bulan februari hingga maret ini sesuai penugasan langsung dari kemensos, pendampingan PKH yang telah dilatih oleh BPS melakukan verifikasi kelapangan terhadap penerima bansos.
Dengan menggunakan parameter yang dikeluarkan oleh BPS. Kepada pihak desa dan kecamatan kiranya dapat membantu kelancaran terhadap kegiatan tersebut sehingga nantinya diharapkan program makin tepat sasaran. Untuk kesejahteraan rakyat meningkat,”kata Agus(Adv)
Redaksi -Suliswan





















































