PAGUCINEWS.COM – PT Maju Tambak Sumur (MTS) pencemaran lingkungan, diduga dimanfaatkan oknum, catut nama kepala dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan meminta bantuan 15 juta untuk pelaksanaan buka bersama.
Hal tersebut terungkap setelah awak media melakukan konfirmasi lanjutan terkait inspeksi yang dilakukan Pihak DLH Bengkulu Utara bersama dengan Pihak Badan Penanaman Modal dan Dinas Perikanan Bengkulu Utara beberapa waktu lalu.
Adanya permintaan uang 15 juta pihak perusahaan PT Maju Tambak Sumur, bisa memenuhi permintaan 12 juta dan di kirim ke rekening atas nama DR.
Sementara kepala Dinas Lingkungan hidup (DLH) Bengkulu Utara Parpen Siregar, di hubungi melalui WhatsApp, dia hanya menjawab untuk konfirmasi hal itu bisa datang ke kantor.
Namun sayangnya berapa kali media ini mau konfirmasi di kantor staf hanya mengatakan bapak tidak berada di kantor, ” ditanya kemana sala satu staf menjawab kadis sedang diklat.selasa 31 Maret 2026.
Hal ini kalau memang kepala dinas dlh merasa di rugikan atas pencatutan namanya dengan meminta uang untuk buka bersama,”kepala dinas belum memberikan jawaban.
“Ia kalau memang nama kadis merasa di catut namanya kenapa bungkam dan sulit di temui awak media untuk mendapatkan konfirmasi.(**)
Redaksi -Suliswan






















































