PAGUCINEWS.COM – Penyaluran bantuan revitalisasi pendidikan dari Pemerintah Pusat yang dikelola Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara disorot warga Desa.
Baca Juga
Bupati Bengkulu Utara Larang Pihak Sekolah Lakukan Pungutan kepada Wali Murid
Alih-alih membawa manfaat maksimal, program pembangunan gedung PAUD di Desa Sukarami, Kecamatan Air Padang, justru diduga salah sasaran hingga berujung pada perusakan aset milik desa yang masih layak pakai.
Fakta di lapangan, diduga pelaksana proyek justru menghancurkan dan meratakan bangunan yang sudah menjadi milik Desa Sukarami.
Padahal, di lingkungan sekitar lokasi PAUD tersebut masih tersedia lahan kosong yang sangat memadai untuk mendirikan gedung baru tanpa perlu merusak bangunan yang sudah ada.
Baca Juga
SMAN I Bengkulu Utara Menggelar Kegiatan Kreativitas Seni Siswa-Siswi
Warga setempat namanya ada di redaksi kepada media ini, mengungkapkan kekecewaannya sekaligus penjelasan saat dikonfirmasi awak media.
“Menurutnya kenapa aset desa dihancurkan padahal tanah di sekitarnya masih ada untuk membangun, kenapa menghancurkan aset desa,”ujarnya.
Baca Juga
Wakil Bupati Bengkulu Utara Hadiri Sertijab Kadis Pendidikan
Warga setempat merasa aneh kepada pihak pengelola proyek menghancurkan bangunan yang sudah berdiri dan menjadi milik desa itu.
Ia seharunya bangunlah gedung baru di atas tanah yang masih kosong di sekitar lokasi PAUD itu, kan masih banyak yang kosong,”tuturnya
Sementara Kepala desa Sukarami hinga berita ini ditayangkan belum dapat di konfirmasi.(**)
Redaksi – Suliswan






















































