PAGUCINEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara penandatangan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2027.
Baca Juga
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi di Bandung
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin, S.IP didampingi Sekwan Karwiyanto, S.Sos di ruang sidang paripurna lantai dua DPRD.11 Agustus 2026.
Baca Juga
Nagita Slavina Selalu Berhasil Mencuri Perhatian Netizen
Parmin,S.IP ketua DPRD di kesempatan ini menyampaikan, bahwa Pembahasan tersebut menjadi bagian dari tahapan penyusunan anggaran daerah untuk menentukan arah kebijakan fiskal serta prioritas pembangunan Kabupaten Bengkulu Utara pada tahun 2026 dan tahun 2027.
Baca Juga
HUT RI ke- 79 Arie Septia Adinata di Sambut Gembira Masyarakat Kecamatan Girimulya
Selain itu juga, Parmin menyampaikan, berdasarkan pedoman penyusunan APBD. Tentunya minggu kedua bulan Agustus adalah batas akhir penandatanganan nota kesepakatan antara kepala daerah dan DPRD atas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
“Ia sebelum batas akhir, kita pada malam hari ini sudah melakukan kesepakatan. Artinya, kita tinggal lagi melakukan tahapan pemabahasan RKA dari pihak eksekutif,” kata Parmin
Ketua DPRD Parmin juga menyampaikan sejumlah catatan. Pertama, pokok-pokok pikiran anggota DPRD yang belum diakomodir agar dimasukkan dalam APBD Perubahan 2026 sesuai skala prioritas.
Sementara, beberapa SKPD masih mengalami kekurangan anggaran sehingga Pemkab diminta mempertimbangkan hasil rapat sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.
Untuk itu perlu, penambahan anggaran pada kegiatan dewan dan dana publikasi di Sekretariat DPRD agar dapat difasilitasi.
Rapat ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan KUPA-PPAS 2026 dan KUA-PPAS 2027 oleh Sekda Bengkulu Utara dan Pimpinan DPRD sebagai dasar penyusunan Rancangan APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027.
“Ia kita berharapan, semua kegiatan berjalan sesuai aturan dan tepat waktu agar tidak ada yang namanya kejar tayang di akhir tahun,” tutup Parmin. (ADV)
Redaksi -Suliswan






















































