PAGUCINEWS.COM – Sudah 79 Tahun Kemerdekaan Negara Republik Indonesia, Namun Masyarakat Desa Tanjung Aur Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.
Belum sepenuhnya bisa menikmati kemerdekaan tersebut bagai mana tidak Desa Tanjung Aur merupakan salah satu Desa yang terisolir di kecamatan Maje, jalan Desa tersebut masih aspal merah (jalan tanah).
Sehingga ketika musim hujan untuk sampai ke desa tersebut harus menggunakan kendaraan roda dua yang dimodifikasi khusus(motor grandong)untuk bisa sampai ke desa tersebut, Bahkan kita masih ingat ketika ada warga yang sakit, ataupun meninggal harus di bawa menggunakan kotak yang terbuat dari kayu.
Mirisnya lagi ada peristiwa seorang ibu yang mau melahirkan dan mau di bawa ke rumah sakit harus lahiran di jalan pada malam hari, dan akhirnya anak yang dilahirkan meninggal dunia di Tengah hutan. Sabtu 24/08/2024
Hal senada di keluhkan salah satu tokoh masyarakat Desa Tanjung Aur Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu Sugeng ” Kami Masyarakat Tanjung Aur pada umumnya sangat berharap kepada Pemerintah Daerah maupun pemerintah Pusat melalui Dinas terkait agar segera membangun jalan menuju Desa kami.
Karena sudah 79 Tahun Indonesia Merdeka dan 20 tahun Kabupaten Kaur berdiri, namun akses jalan kami belum tersentuh Pembangunan, ujar sugeng
Harapan kami jangan Desa kami sebagai pelampiasan janji-janji Politik saja saat menjelang PILEG Dan PILKADA, kami berharap Desa Kami ini menjadi Prioritas Pembangunan ke depan sehingga Sila ke lima (5) dari PANCASILA (Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia) dapat Kami rasakan” tutup Sugeng.(ASRIN)
Redaksi – Suliswan






















































