Home / Bengkulu Utara / Potret Desa

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:46 WIB

Habiskan Anggaran Ratusan Juta, Pemdes Pasar Ketahun, Ini Kondisi Jagungnya

PAGUCINEWS.COM – Tujuan Ketahanan Pangan di Desa  Meningkatkan ketersediaan pangan baik dari hasil produksi masyarakat Desa maupun dari lumbung pangan Desa.

Baca Juga/Tingkatkan SDM Pariwisata, Pemda Kaur Gandeng Poltekpar Palembang

Meningkatkan keterjangkauan pangan bagi warga masyarakat Desa, dan  Meningkatkan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, aman, higienis, bermutu, tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, serta berbasis pada potensi sumber daya lokal  Prinsip  Ketahanan pangan di desa dapat dicapai dengan berdasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut.

Partisipasi Keikutsertaan secara aktif masyarakat desa dalam pendataan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kebijakan ketahanan pangan di desa  Kegotongroyongan Ketahanan pangan di desa dikelola dengan mengutamakan budaya saling membantu, saling menolong dalam semangat kesetaraan dan kesadaran bekerja sama.

Namun beda keadaan yang terjadi di kecamatan Ketahun desa pasar ketahun justru untuk program ketahanan Pangan pada tahun 2024 ini terkesan masih meninggalkan masalah .

Tentang lahan yang ada saat ini dikarenakan lahan yang dipakai saat ini terkait lahan tanaman pangan menggunakan lokasi Ex HGU PT pamor ganda yang habis masanya dan sekarang berstatus dihibahkan dengan masyarakat ketahun dalam hal ini informasi yang didapat ada 50 hektar tanah .

untuk mendapatkan itu masyarakat melakukan demo dengan pihak PT pamor ganda dengan catatan apa bila tanah tersebut bisa kembali ke masyarakat maka akan diperuntukkan kegunaan untuk warga menggarapnya alhasil saat itu masyarakat berusaha keras untuk mendapatkan lokasi tanah tersebut.

Mengunakan tenaga serta menguras pikiran namun kenyataannya sekarang lahan tersebut masih belum juga dibagikan ke masyarakat. bahkan menjadi gonjang ganjing masyarakat desa pasar Ketahun.

Dikarenakan lahan yang mereka upayakan tak kunjung diberikan kepada masyarakat untuk menggarapnya. bahkan dari informasi yg berkembang beberapa hektar dijual untuk modal operasional desa. kemudian desa mendapatkan empat hektar untuk kegunaan program ketahanan pangan.

Baca Juga  Prioritas visi Mahabbah, Realisasi Pembangunan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Namun sangat disayangi keberadaan lokasi untuk ketahanan pangan tersebut jauh dari desa. mirisnya lagi keadaan tanaman yg digunakan jenis jagung dalam penanaman jagung pun terlihat sembarang tumbuhnya terkesan tak dirawat.

Kemungkinan besar akan terjadi gagal panen. keberadaan tanah saat ini menjadi carut marut dikalangan masyarakat desa pasar Ketahun.

Menurut beberapa warga desa pasar Ketahun memang pak kades septa tidak pernah koordinasi dulu dalam kebijakan desa. terkesan mengambil kebijakan sendiri saja demikian warga.(MC.SEKBER MEDIA)

Redaksi

Spread the love

Share :

Baca Juga

Bengkulu Utara

Sudarman Anggota DPRD Mewakili Ketua Menghadiri Tabligh Akbar  Dalam Rangka HUT ke 47 BU

Bengkulu Utara

Apel Di Halaman Dinas Kesehatan Bupati Mian Menyerhankan Alat PCR

Bengkulu Utara

Bupati Mian Memberikan  Arahan Calon Jemaah Haji, Baju Batek Motif Kagano Geratis

Bengkulu Utara

Wabup Bengkulu Utara  Ikuti Rakor Potensi Ekonomi Daerah Melalui Ge-Aru P3DN

Bengkulu Utara

Bupati Mian Datangkan Tim Kementrian Untuk Membangun Pasar Purwodadi

Bengkulu Utara

Bupati Bengkulu Utara  Tanda Tangani Komitmen Bersama Kepala Daerah

Bengkulu Utara

Gerbong Mutasi Kembali Bergulir, 2 Pejabat Tinggi Pertama Dilantik

Bengkulu Utara

Supriadi: Kades Terpilih Lebong Tandai Ucapkan Terima Kasih Kepada Warganya