Home / Kaur / Wisata

Sabtu, 9 September 2023 - 14:26 WIB

Misteri Dibalik Pesona Batu, Pantai Way Hawang Kaur

Pantai ini juga menjadi penangkaran penyu.Sehingga oleh Badan Konservasi Daerah (BKSDA) Provinsi Bengkulu, wilayah Pantai Way Hawang ditetapkan sebagai tempat Konservasi kedua penyu

Pantai ini juga menjadi penangkaran penyu.Sehingga oleh Badan Konservasi Daerah (BKSDA) Provinsi Bengkulu, wilayah Pantai Way Hawang ditetapkan sebagai tempat Konservasi kedua penyu

PAGUCINEWS.COM – Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu terkenal dengan banyak obyek wisatanya yang indah dan menarik.

Diantaranya pantai Way Hawang di Desa Way Hawang Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, ditempuh dengan kendaraan dari Kota Bintuhan selama 30 menit dan dari 6 jam dari Kota Bengkulu.

Akses ke Pantai Way Hawang dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun empat. Pantai ini menyuguhkan panorama pasir putih nan cantik dengan banyak pohon rindang yang dapat membuat suasana terasa lebih sejuk.

Di pantai ini juga menjadi penangkaran penyu.Sehingga oleh Badan Konservasi Daerah (BKSDA) Provinsi Bengkulu, wilayah Pantai Way Hawang ditetapkan sebagai tempat Konservasi kedua penyu tersebut.

Salah satu yang membuat Pantai Way Hawang unik adalah keberadaan batu karang besar di tengah laut.

Jika berkunjung ke destinasi ini, akan menemukan batu karang besar dengan bentuk menyerupai kapal sehingga disebut Batu Jung. Batu tersebut menjadi salah satu ikon di Pantai Way Hawang.

Keberadaan batu jung ini menjadi hal yang paling menarik bagi para wisatawan. Sehingga, sering dijadikan untuk dibagikan dengan kamera berselfie ria bersama keluarga dan sahabat.

Sebab, batu jung tersebut merupakan sebuah batu besar yang menyerupai sebuah perahu. Batu tersebut diberi nama Batu Jung, atau Batu Perahu. Dan ini terletak di tengah-tengah Pantai Way Hawang.

Banyak kisah yang tersebar mengenai asal mula keberadaan batu Jung ini. Ada dua kisah berbeda yang berkembang di masyarakat.

Yang pertama cerita tentang si Malin Kundang. Kisah ini menceritakan tentang seorang anak yang pergi merantau. Saat di perantauan mendulang kesuksesan sampai akhirnya menikahi seorang putri raja

Lalu, singkat cerita, si Malin pulang ke kampung halamannya. Namun, saat ibunya menghampiri si Malin, dia menghardik ibunya dan tidak mengakui beliau sebagai ibunya karena malu ibunya miskin.

Baca Juga  Akhirnya Korban Tenggelam di  Muara Sungai Sambat Ditemukan

Sang Ibu merasa sakit hati kemudian mengutuk si Malin menjadi batu. Karena kutukan ibunya itu, Malin pun menjadi batu.

Konon katanya, perahu yang dipakai si Malin pun berubah menjadi batu. Perahu yang berubah menjadi batu itu terdapat di Pantai Way Hawang yang diberi nama “Batu Jung”.

Ada juga kisah lain yakni tentang seorang saudagar yang kaya raya namun pelit lur biasa. Suatu hari saudagar itu didatangi oleh seorang kakek tua yang meminta sedikit bantuan darinya,

Namun, saudagar itu tidak mau membantu si kakek dan malah memarahinya. Ternyata, si kakek itu adalah si pahit lidah yang datang untuk mengujinya.

Si kakek itu kemudian mengucapkan sebuah kutukan yang ditujukan kepada saudagar yang kaya namun pelit tersebut.

Hingga akhirnya perahu saudagar kaya tersebut berubah menjadi batu, dan terdapat di Pantai Way Hawang.

Kedua kisah tersebut diatas memang penuh misteri namun tidak mengurangi keindahan dari Pantai Way Hawang. kisah tersebut tersebar dari mulut ke mulut.

Namun demikian, cerita itu diyakini banyak orang, sehingga sampai sekarang masih terus berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Benar tidaknya kedua cerita diatas. Namun, yang pasti baju Jung tersebut menyerupai sebauh kapal besar. Keberadaannya menambah keindahan pantai Way Hawang.

Batu Jung juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untik berkunjung ke pantai Way Hawang tersebut. (Asrin)

Redaksi – Suliswan

Spread the love

Share :

Baca Juga

Kaur

Bupati Kaur Hadiri Musyawarah Kerja Kepala Sekolah

Kaur

Menghadapi Pesta Demokrasi 2024, SMSI Danramil 408-03 Ngopi Bareng

Kaur

Pemdes Sinar Mulya Musdes Penetapan RKPDes 2024, Lanjutkan Program Prioritas

Kaur

Bupati Kaur Hadiri Kegiatan Seni Adat Sarasehan Budaya

Kaur

KPUD Kaur Mengadakan Rapat Evaluasi Hasil Pilkada  Tahun 2024

Kaur

Menteri Dalam Negeri Berikan Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP ke Bupati Kaur

Kaur

Akhirnya Korban Tenggelam di  Muara Sungai Sambat Ditemukan

Kaur

Pemda Kaur Rapat Mebahas  Rencana Launching AMDK Berseri