PAGUCINEA.COM – Pemerintah Desa Tanah hitam, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting sebagai bagian dari tahapan strategi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.
Baca Juga /Menteri Desa Hadiri Pembukaan Mövenpick Resort Carita, Dorong Kolaborasi Desa Wisata dan Perhotelan
Rembuk stunting ini menjadi forum penting yang mempertemukan berbagai unsur pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengidentifikasi permasalahan stunting, menyusun rencana aksi konvergensi, serta menetapkan prioritas program yang akan disertakan dalam perencanaan pembangunan desa.Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Tanah Hitam.
Baca Juga /Potret Memesona Nadin Amizah Saat Tampil di Atas Panggung
Hadir dalam kegiatan tersebut camat Padang jjaya,Soini,SE , Kapolsek Padang jaya ,Bhabinkamtibmas,Babinsa,kepala Puskesmas,,Koordinator PLKB,Pendamping Desa dan Kader Posyandu,Kader KPM dan BPD.
Baca Juga /Aktivitas Polwan Polres Bengkulu Utara Hari Kartini, Patroli Menyapa Pedagang
Kegiatan diawali dengan pemaparan data terkini mengenai kasus stunting dan gizi buruk di Desa Tanah Hitam yang disampaikan oleh Bidan Desa, Ketua TP PKK, dan Pengurus Posyandu. Informasi ini menjadi dasar dalam diskusi bersama untuk menyusun langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan stunting secara lebih terarah.
Kepala Desa Tanah Hitam, Dedi Mayurat , dalam sambutan, “Meminta kepada seluruh para kader agar selalu memberi data yang akurat dan memberi himbawan kepada seluruh warga agar selalu aktif ikut posyandu.Mulai dari Catin,ibu hamil,ibu menyusui dan anak balita ,agar data yang di peroleh akurat,”ungkap kades
selanjutnya bapak camat Padang jaya,mengapresiasi kepada pemdesa desa tanah hitam dan para kader,,atas keberhasilan dalam menurunkan angka stunting di Desa Tanah hitam,menurut data yg di peroleh PD tahun 2024 angka resiko ada 11,,2025 turun jadi 9,,dan 2026 tinggal 4 .pak camat berharap tahun berikutnya turun lagi,,atau sudah tidak ada lagi, “tutup camat
“Ia dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Tanah Hitam menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting bukan sekedar program, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan desa. (ADV)
Redaksi – Suliswan























































