Lubang Tambang Mas Sedalam 30 Meter, Yaris Menelan Korban Jiwa

PAGUCINEWS.COM – Salah satu penambang emas tradisional atas nama Mulyadi (40) warga Desa Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong, Bengkulu nyaris tiwas terjatuh dari lobang sedalam 30 meter.

Dia terjatuh dari lobang sedalam 30 meter di kawasan Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara tepatnya di Lobang Cap Martil (Lobang 9) terpaksa dilarikan ke puskesmas karna mengalami luka – luka. Peristiwa ini diketahui warga pada Selasa (20/9) sekitar pukul 21.45 WIB malam.

Data yang berhasil dihimpun, kejadian berawal saat korban ingin menjalani rutinitas di lokasi tersebut. Kemudian, aktivitas penambang tradisional tersebut malah membawa petaka.

Naas, kayu yang digunakan sebagai tangga di lobang mendadak patah lantaran kondisinya yang sudah lapuk.

Akibatnya, korban yang sedang memanjat diatas kayu tersebut terjatuh hingga ke dalaman 30 meter dan badannya tertimbun reruntuhan material dan tumpukan kayu tersebut.

Mendapati laporan itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong juga akan turun ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.

“Keadaan jatuh kedalam lobang dikarenakan kayu tangga agak lapuk,” ujar Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Tantomi melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Hendra, tadi malam Selasa (20/9/2022) saat mendatangi lokasi kejadian.

Melihat peristiwa tersebut, rekan sesama penambang disekitar lokasi langsung berteriak histeris meminta pertolongan dan berusaha menyelamatkan korban.

Warga setempat yang berdatangan ke lokasi mencoba mengevakuasi korban dari lokasi tersebut. Lalu, beberapa menit kemudian korban berhasil dikeluarkan dari timbunan tanah.

Hingga akhirnya korban berhasil diselamatkan dan sedang menjalani perawatan medis di Puskesmas Muara Aman.

“Akibat insiden itu, korban mengalami luka robek, luka memar di punggung sebelah kiri tepatnya dibawa ketiak korban,” ujar Hendra.

Sementara itu, Kapolres Lebong, AKBP Awilzan melalui Kapolsek Lebong Utara Iptu Subkhan menambahkan, kronologis kejadian berawal sekitar pukul 10.00 WIB saat korban pamit dengan istrinya untuk pergi ke Lebong tambang untuk menambang emas tradisional tanpa membawa bekal dari rumah dan pergi dengan menggunakan kendaraan motor miliknya

Hanya saja, sekira pukul 17.00 WIB, korban belum juga pulang ke rumahnya dari aktivitas menambang emas tersebut.

Setelah itu istrinya mengajak keluarganya mencari korban di lokasi kejadian, kemudian sekira pukul 19.00 WIB keluarga mendapati korban yang sudah tertidur di dalam lobang tempat mencari emas.

“Diduga korban terpeleset dan terjatuh kedalam lobang dari ketinggian kurang lebih 30 meter kedalam lubang,” pungkasnya.

(Pewarta Efri)

Redaksi : Suliswan

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

x

Check Also

World Tourism Day 2022 Berlangsung di Nusa Dua Bali

PAGUCINEWS.COM = World Tourism Day 2022 berlangsung di Nusa Dua, Menteri Pariwisata ...