Home / Kaur / Potret Desa

Sabtu, 4 Januari 2020 - 17:00 WIB

Awal Tahun Baru Masyarakat Kaur, Menyambut Gembira Panen Padi

Sabtub 4 Januari 2020

Pagucinews – Di awal Tahun baru 2020 Padi di Ataran Pulu Kabu X Kecamatan Kaur Utara Kabupaten Kaur, sudah menguning Bertanda buah padi yang sudah masak dan masuk bulan ke empat sudah siap di panin.

Sawah Ataran Pulu Kabu
yang Luas lebih kurang 500 hektar terbentang dari tahun 1960, masyarakat X Kecamatan Kaur Utara Kabupaten Kaur provinsi bengkulu,Menyambut Ria Gembira Panen Padi yang Sudah Masuk ke jadwal Panen.

Salah Satu Petani Desa Guru Agung
Kecamatan Kaur utara Ombri menjelaskan,” Sawah ataran Pulu Kabu yang Luas nya lebih kurang 500 Hektar sejak nenek moyang kita dahulu sudah ada sawah tersebut yaitu di perkirakan di tahun 1960 sudah terbentang dan menjadi turun menurun.ungkapnya.

“Iya kata Ombri, Sawah terluas di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu ini adalah di Ataran Pulu Kabu yang Luas nya lebih kurang 500 Hektar.jelas Ombri

Dengan sawah yang luasnya lebih kurang 500 Hektar ini dapat di tanam padi 2 kali dalam setahun. ini sangat membantu masyarakat kaur, dan kini padi sudah menguning dan siap panin,”kata Ombri.

“Lanjut Ombri, saya sudah 20 tahun ini menggarap sawah di ataran pulu kabu ini, setiap satu tahun, dua kali Panen Hasil nya 3 Ton (3000 kg) kalau dalam keadaan Normal,yang tidak gagal panen.jelas Ombri.(Adl).

Spread the love

Share :

Baca Juga

Kaur

48 Orang PKM Desa Parda Suka Kaur,  Lajut Menerima BLT DD Tahap II

Kaur

Genjott Pertumbuhan Ekonomi, Bupati Kaur Tinjau  Pasar Desa Sulauwangi

Kaur

Bersama Parpol Pendukung Lis-Heri Daftar ke KPU Calon Bupati Kaur

Kaur

Sekda Kaur Nandar Munadi Suntik Vaksin Sinovac Pertama

Kaur

DPRD Kaur  Umumkan  Penetapan Bupati-Wakil  Bupati Terpilih

Kaur

Belum Maksimal Perda Hewan, Terlihat Hewan Bergerak Bebas di Jalan

Bengkulu Utara

Hore, BLT Dana Desa Warga Terdampak COVID-19 Desa Kinal Jaya Akhirnya Cair

Hukum & Peristiwa

Polda Bengkulu Resor Polsek Kaur Utara Bagikan Sembako Warga Terdampak Covid-19